Tampilkan postingan dengan label Islami. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Islami. Tampilkan semua postingan

Jadwal Imsakiyah Ramadhan 2012 Sumatera Barat

Diulas oleh Dunia Baca Jumat, 06 Juli 2012 0 komentar
Jadwal Imsakiyah Ramadhan 2012 Sumatera BaratJadwal Imsakiyah Ramadhan 1433 H 2012 di Seluruh Indonesia - Jadwal Lengkap Puasa Ramadhan 2012 - Setelah sebelumya update tentang Tanggal Puasa Ramadhan 2012. kali ini saya akan akan sharedaftar lengkap dan Jadwal Imsakiyah Ramadhan 1433 H / 2012 M yang berlaku di seluruh daerah yang ada di indonesia. Meliputi : 
Jadwal Imsakiyah Ramadhan 2012 di Seluruh Indonesia


  • Jadwal Puasa Ramadhan 1433 Hijriyah di Kota Jakarta
  • Jadwal Puasa Ramadhan 1433 Hijriyah di Kota Bandung
  • Jadwal Puasa Ramadhan 1433 Hijriyah  di Kota Cirebon
  • Lihat Jawal lengkapnya disini

  • Rating Artikel : 5 Jumlah Voting : 99 Orang

    Aborsi Menurut Agama Islam

    Diulas oleh Dunia Baca Sabtu, 10 Desember 2011 0 komentar
    Aborsi Menurut Agama Islam | penjelasan Aborsi Menurut Agama Islam
    Bagimana menurut pandangan islam mengenai Aborsi ini?, Aborsi Menurut Agama Islam : saat ini aborsi sering kita jumpai diberita-berita TV radio dan internet khususnya.
    Aborsi Menurut Agama Islam – biasanya ini terjadi karena ulah remaja yang hamil di luar nikah dan akhirnya dia hamil dan malu lalu menggugurkan kandungannya dengan cara aborsi.
    aborsi menurut agama islam
    Aborsi Menurut pandangan Agama Islam
    untuk melihat artikel ini selengkapnya, silahkan lihat disini atau disini Aborsi Menurut Agama Islam
    semoga artikel ini bisa menambah wawasan dan ilmu anda semuanya tentanga Aborsi pengguguran

    Sumber Referensi Artikel : http://www.niamblog.com/aborsi-menurut-agama-islam/

    Tips Memilih Suami Sholeh

    Diulas oleh Dunia Baca Kamis, 01 Desember 2011 0 komentar
    Tips Memilih Suami Sholeh | Postingan Islami kali ini mengulas Tips Memilih Suami SholehTips ini diambil dari salah satu isi status Fan Page Facebook K.H. Muhammad Arifin Ilham. Berikut ini Tips Memilih Suami Sholeh selengkapnya:
    1.Faham dan mengamalkan ALQUR'AN dan ASSUNNAH, minimal sholat 5 wajib dan puasanya.
    2.Akhlaknya santun dan rendah hati.
    3.Tidak mau berduaan dan tidak mau menyentuhmu sampai ALLAH halalkan.
    4.Pekerja aktif pada rizki yang halal.
    5.Figur penyayang pada orang tua, kakak-adik, dan sanak familynya.
    6.Pribadi yang menyenangkan dan disenangi para sahabatnya.
    7.Sangat hormat pendapat dan keluargamu.
    Kalau bertemu cowok sholeh seperti ini, maka terimalah lamarannya!.hehe

    Sumber: http://www.facebook.com/kh.muhammad.arifin.ilham/posts/10150411092309739

    Kumpulan Contoh Khutbah Jum'at Terbaru

    Diulas oleh Dunia Baca Rabu, 30 November 2011 0 komentar
    Kumpulan Contoh Khutbah Jum'at Terbaru | Bahasan mengenai Kumpulan Contoh Khutbah Jum'at Terbaru adalah Repost dari Postingan Saya Sebelumnya, yakni Kumpulan Contoh Khutbah Jum'at
    Nah bagi sobat yang membutuhkan silahkan saja Klik
    Kumpulan Contoh Khutbah Jum'at


    Semoga Bermanfaat

    Kumpulan Contoh Khutbah Jum'at

    Diulas oleh Dunia Baca Selasa, 29 November 2011 0 komentar
    Kumpulan Contoh Khutbah Jum'at | Kumpulan Contoh Khutbah Jum'at Lengkap dengan Ayat| kali ini saya akan share Kumpulan Contoh Khutbah Jum'at Lengkap jadi buat sobat yang lagi butuh bisa di ambil di sini.
    [Khutbah Jumat] Sebab-sebab Lapangnya Hati
    Pembicara: Ustadz Dzulqarnain Abu Muhammad Al-makassary
    Transkrip: ‘Ammar [Dikirim via email oleh Al Akh Rofiq sragen]

    Khutbah Pertama
    Hadirin Sholat jum’at yang kami hormati.
    Hiruk pikuk kehidupan manusia dengan segala aktifitas yang terus bergulir tanpa henti adalah yang sering menimbulkan hambatan yang melahirkan berbagai macam problema dan permasalahan bagi manusia di muka bumi ini, dan kadang pada akhirnya menimbulkan perasaan yang tidak tenang, ada yang terasa sempit dan menyebabkan seseorang hilang rasa tenang dan bahagia di dalam kehidupannya.
    Karena itulah kelapangan dada dan ketenangan hati merupakan salah satu nikmat dan merupakan dambaan setiap insan yang ingin hidup di dunia dalam keadaaan baik dan penuh anugrah serta kebarokahan dari Allah.
    Sungguh di dalam syriat islam telah diterangkan oleh Allah sebab-sebab yang menyebabkan seorang hamba memiliki hati yang lapang dan bersinar dan akhirnya dada seorang hamba menjadi lapang, sunguh Allah telah menyebutkan hal ini sebagai nikmat yang besar yang Allah ingatkan kepada NabiNya bahwa itu adalah anugrah dan nikmat yang diberikan kepadanya,Allah berfirman:
    أَلَمْ نَشْرَحْ لَكَ صَدْرَكَ
    “Bukankah aku telah melapangkan dadamu(wahai rosul/muhamad)” (QS. Al insyiroh:1)
    Yaitu bukankah Kami telah membuat di dalamnya lapang, terus bercahaya dan bersinar penuh dengan ketenangan dan kesejukan dan ini adalah nikmat yang sangat agung dan luar biasa karena pentingnya nikmat ini dalam kehidupan, bahkan ini adalah permohonan Nabi Musa kepada Allah setelah beliau diangkat menjadi rosul yang diutus menuju Fir’aun, beliau berdoa yang diterangkan dalam surat Thaha:
    قَالَ رَبِّ اشْرَحْ لِي صَدْرِي (25) وَيَسِّرْ لِي أَمْرِي (26
    “Wahai tuhanku, lapangkanlah dadaku dan jadikanlah perkaraku menjadi mudah”
    Maka kita bisa memahami besarnya nikmat ini, dan Alqur’an serta Sunah menjelaskan sejumlah sebab yang mengantarkan hamba kedalam ketenangan hati kelapangannya dan bersinarnya hati tersebut, diantaranya Allah berfirman:
    أَفَمَن شَرَحَ اللَّهُ صَدْرَهُ لِلإِسْلامِ فَهُوَ عَلَى نُورٍ مِّن رَّبِّه
    “Bukankah seseorang yang yang hatinya lapang di dalam menerima islam maka hati itu terus menerus berada dalam cahaya dari robbnya.” (QS. Zumar: 22)
    Juga firmanNya:
    فَمَن يُرِدِ اللَّهُ أَن يَهْدِيَهُ يَشْرَحْ صَدْرَهُ لِلإِسْلاَمِ وَمَن يُرِدْ أَن يُضِلَّهُ يَجْعَلْ صَدْرَهُ ضَيِّقًا حَرَجًا كَأَنَّمَا يَصَّعَّدُ فِي السَّمَاء كَذَلِكَ يَجْعَلُ اللَّهُ الرِّجْسَ عَلَى الَّذِينَ لاَ يُؤْمِنُون
    “Barang siapa yang dikehendaki Allah mendapat petunjuk maka Allah melapangkan dadanya menerima islam, dan barang siapa yang Allah kehendaki kesesatan maka Allah akan menjadilkan hatinya berat dan sempit seakan-akan seolah dia mendaki langit, dan demikianlah Allah menjadikan kehinaan kepada orang-orang yang tidak beriman.” (QS. Al-An’am: 125)
    Maka keimanan adalah sebab yang dengannya hati seseorang hamba menjadi lapang dan bersinar, kalau Ia beriman dengan keimanan yang yang benar kepada Allah, beriman akan adanya Allah, RububiyahNya, UluhiyahNya, nama-nama dan sifat-sifatNya dan beriman pula kepada para rasulNya, kitab-kitabNya,para nabiNya dan hari akhir dan juga pada takdir berupa takdir buruk atau jelek dan dia menjaga keimanannya di atas tauhid.
    Allah berfirman:
    قُلْ إِنَّ صَلاَتِي وَنُسُكِي وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِي لِلّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ
    “katakan, sesungguhnya sholatku ibadahku,hidupku dan matiku semuanya milik Allah penguasa alam semesta” (Q.s: Al an’am 162)
    Menunjukan bahwasanya kebahagiaan ialah ketika hati hanya terfokus kepada Yang Maha satu Dialah Allah pencipta langit dan bumi, maka dengan keimanan padanya akan tercipta ketengan dan ketentraman dan kesejukan, cahaya sekaligus petunjuk yang senantiasa menerangi kehidupannya.
    Allah berfirman:
    الَّذِينَ آمَنُواْ وَلَمْ يَلْبِسُواْ إِيمَانَهُم بِظُلْمٍ أُوْلَئِكَ لَهُمُ الأَمْنُ وَهُم مُّهْتَدُونَ
    “Orang-orang yang beriman dan tidak mencampur keimanannya dengan kedholiman maka mereka akan mendapat ketenangan dan dia termasuk orang-orang yang mendapatkan petunjuk.” (Q.s Al-An’am: 82)
    Kedholiman di sini berarti kesyirikan dan telah sah keterangan dari rosulullah tentangnya.
    Dari sini kita memahami bahwasanya kesyirikan menyebabkan ketidak amanan dalam kehidupan dunia, dengan kesyirikan kehidupan hamba akan tidak terarah, serta akan menghancurkan,sekaligus menodai sehingga menyebabkan hati menjadi sempit walaupun mungkin berenang dalam lautan kemewahan dunia. Sedang bahaya syirik di akhirat menyebabkan pelakunya kekal di neraka.
    Keamanan di sini yaitu mereka mendapatkan di dunia dan di akhirat, keamanan di dalam tubuh, keamanan di dalam keluarga dan segala sesuatu yang ia ingin mendapatkan keamanannya di dalamnya, keamanan yang menyebabkan dia akan selamat dari berbagai gangguan dan bahaya yang datang dari manusia atau selainnya.
    Dia mendapat pentunjuk di dunia dan di akhirat,di dunia Allah menunjukan kepada kebahagian,dia bisa menetapi jalan yang benar dan di akhirat dia ditunjukan jalan yang menuju kebahagian abadi yaitu Al-Jannah.
    Namun sebaliknya siapa yang menodai kehidupannya dengan kesyirikan, menyembah selain Allah, ia memohon kepada selain Allah, datang ke kuburan meminta hajat, datang ke tempat yang keramat atau melempar sesajian ke lautan atau melakukan bentuk kesyirikan dengan berdoa selain Allah, menyembelih untuk selain Allah, bernadzar untuk selain Allah, bernadzar kepada selain Allah dan bentuk kesyirikan yang lain, maka dengan kesyirikan hamba akan sempit hatinya, di liput dengan duka, dan malapetaka, Allah berfirman:
    وَمَن يُشْرِكْ بِاللَّهِ فَكَأَنَّمَا خَرَّ مِنَ السَّمَاء فَتَخْطَفُهُ الطَّيْرُ أَوْ تَهْوِي بِهِ الرِّيحُ فِي مَكَانٍ سَحِيقٍ
    “Barang siapa yang berbuat kesyirikan maka seolah dia jatuh dari langit, maka burung menyambarnya atau tertiup angin, maka dia terhempas ke tempat yang sangat jauh.” (Q.s Al-Hajj 31)
    Bahkan dengan kesyirikan dia akan mendapatkan kehancuran, dengan adanya syirik akan tersebar bahaya yang senantiasa mengintai kepada dirinya bahkan masyarakat, Negara, bahkan seluruh manusia, Allah mengingatkan dalam firmanNya:
    وَقَالُوا اتَّخَذَ الرَّحْمَنُ وَلَدًا لَقَدْ جِئْتُمْ شَيْئًا إِدًّا تَكَادُ السَّمَاوَاتُ يَتَفَطَّرْنَ مِنْهُ وَتَنشَقُّ الأَرْضُ وَتَخِرُّ الْجِبَالُ هَدًّا أَن دَعَوْا لِلرَّحْمَنِ وَلَدًا وَمَا يَنبَغِي لِلرَّحْمَنِ أَن يَتَّخِذَ وَلَدًا
    “Mereka mengatkan bahwa Allah yang maha penyayang memiliki anak, sungguh kalian telah melakukan sesuatu yang sangat mungkar, maka hampir saja langit pecah, bumi terbelah dan gunung hampir runtuh ketika mereka mengatkan Allah punya anak, dan tidaklah Allah yang penyayang memiliki anak.” (Q.s: Maryam: 88-92)
    Kemudian Allah mensucikan diriNya:
    إِن كُلُّ مَن فِي السَّمَاوَاتِ وَالأَرْضِ إِلاَّ آتِي الرَّحْمَنِ عَبْدًا لَقَدْ أَحْصَاهُمْ وَعَدَّهُمْ عَدًّا وَكُلُّهُمْ آتِيهِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ فَرْدًا
    “Tidak ada yang ada di langit dan bumi kecuali datang kepada Allah dengan sebagai hamba sungguh Allah menghitung mereka dengan hitungan yang teliti, dan semuanya datang kepadaNya dalam keadaan sendiri-sendiri. (QS. Maryam: 93-94)
    Maka bagi siapa yang ingin dilapangkan hatinya maka supaya memurnikan ibadah hanya kepada Allah semata,sehingga kehidupannya menjadi indah dan ini bisa terwaujud jika dia benar-benar bertawakal dengan sebenar-benarnya tawakal, hasilnya rizkinya akan di tanggung oleh Allah seperti dalam sabda Rosulullah:
    لَوْ أَنَّكُمْ تَوَكَّلْتُمْ عَلَى اللَّهِ حَقَّ تَوَكُّلِهِ لَرَزَقَكُمْ كَمَا يَرْزُقُ الطَّيْرَ تَغْدُو خِمَاصًا وَتَرُوحُ بِطَانًا
    “Jika sekirannya kalian tawakal dengan sebenar-benarnya tawakal sungguhAllah akan memberi rizki kepada kalian seperti Allah memberi rizki kepada burung yang dalam keadaan lapar di waktu pagi tapi ketika dia pulang ke sarang waktu sore dia sudah dalam keadaan kenyang.” [H.R Ahmad, Tirmidzi, An-Nasa’i, Ibnu Majah, dll ]
    Perhatikanlah burung dia tidak memiliki simpanan makanan tidak punya gudang makanan juga tidak ada uang yang di Bank namun ketika dia berangkat dalam keadaan perut kosong di pagi hari saat menjelang sore dia telah memenuhi perutnya dengan makanan,ini semua karena bimbingan Allah dan rizkinya, dan ini akan di berikan kepada mereka yang bertawakal kepaNya dengan sebenar-benarnya, maka tidak rugi orang yang mentauhidkan Allah, berbakti padaNya dan tidak durhaka kepada Allah dengan melakukan kesyirikan, hasilnya dia mendapat ketenangan jiwa, keluasan hati, penuh cahaya, dan barokah dalam kehidupannya, yaitu dengan komitmen menjalani kehidupan dengan berdasarkan bimbingan Allah yang Dia turunkan berupa Alqur’an dan wahyu yang di berikan kepada Rosulnya berupa Alhadits, Allah telah mempertegas dalam firmanNya:
    وَمَنْ أَعْرَضَ عَن ذِكْرِي فَإِنَّ لَهُ مَعِيشَةً ضَنكًا وَنَحْشُرُهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ أَعْمَى قَالَ رَبِّ لِمَ حَشَرْتَنِي أَعْمَى وَقَدْ كُنتُ بَصِيرًا قَالَ كَذَلِكَ أَتَتْكَ آيَاتُنَا فَنَسِيتَهَا وَكَذَلِكَ الْيَوْمَ تُنسَى
    “Barang siapa yang berpaling dari peringatanku(Alqur’an)maka baginya kehidupan yang sempit dan Kami akan membangkitkannya di hari kiamat dalam keadaan buta, dia bertanya: wahai robku, kenapa Engkau bangkitkan saya dalam keadaan buta, padahal kami dulu bisa melihat, maka Allah menjawab, demikianlah kami datankan kepada kalian ayat-ayat kami namun engkau melalaikannya, demikianlah hari ini engkau dilupakan.” (Q.s: Thaha: 124-126)
    Ini adalah jaminan dari Allah yaitu barang siapa yang mengikuti alqur’an dan As-sunnahdalam seluruh sisi kehidupannya maka Allah menjamin ketenangan dan kebahagian, sebaliknya yang berpaling dan Alquar’an dan sunah maka Allah menjadikan kehidupan yang penuh kesempitan. Maka seseorang hendaknya menjaga dirinya dalam jalur Alqur’an dan assunnah.
    Sebab yang lain yang menyebabkan hatinya menjadi lapang adalah dia mencintai Allah dengan cinta yang paling besar di banding dengan yang lain siapapun dia, disebutkan dalam hadits dalam bukhori muslim yaitu menjelaskan tiga perkara yang siapa mendapatkan 3 perkara ini maka dia akan merasakan manisnya keimanan di dalam hatinya, yaitu:
    1. Dia mencintai Allah dan rosulNya dengan kcintaan yang paling tinggi.
    2. ia mencintai seseorang karena Allah.
    3. ia benci di kembalikan ke dalam kekafiran seperti bencinya jika dia dilempar ke dalam neraka.
    Allah dan rosulNya paling didengar dan ditaati, kepentingan apapun jika bertentangan dengan kepentingan Allah Rosul maka dia mendahulukan Allah dan ROsul sebagai bukti cinta kepadanya, dengan kecintaan seperti ini akan menciptakan kesejukan di dalam hatinya, betapa nikmat jika ia mendahulukan Allah dan rosulnya, maka jik ia mencintaiNya dengan menempuh sebab kecintaan maka dia akan dicintai Allah, hasilnya, bersabda Rosulullah:
    “Barang siapa yang menyakiti waliku maka sungguh dia telah membuka peperangan denganKu, dan sesuatu yang paling Aku cintai yang dengannya hamba mendekat kepadaku adalah hamba melaksanakan yang Aku wajibkan kepadanya, dan jika hamba selalu melakukan amalan yang sunah untuk mendekatkan kepadaKu sampai Aku mencintai hamba tersebut, jika Aku sudah mencintainya maka Aku menjadi penengarannya yang dia mendenger dengannya dan Aku menjadlimata yang dia gunakan untuk melihat dan aku menjadi tangannya yang dia mengunakannya, dan Aku menjadi kakinya yang dia berjalan dengannya”
    Maksudnya Allah bersamanya dalam setiap keaadaanya, yaitu dengan menolong dan mengawasinya, (bukan berarti Allah bersama menyatu dengan hamba dan ini adalah salah)
    Khutbah kedua
    Hadirin sholat jum’at yang yang saya hormati dan saya mulyakan.
    Diantara sebab yang menjadikan hati hamba menjadi lapang yaitu hendaklah seseorangmemperbanyak dzikir kepada Allah, sebagaimana yang diperintahkan oleh Allah:
    يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اذْكُرُوا اللَّهَ ذِكْرًا كَثِيرًا
    “Wahai orang-orang yang beriman berdzikirlah kepada Allah dengan dzikir yang banyak, dan sucikan dia di setiap pagi dan siang” (Q.s: al ahzab:41)
    Dan firmanNya:
    أَلاَ بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ
    “Ingatlah dengan dzikir hati akan menjadi tenang” (QS. Ar-Ra’ad: 28 )
    Juga firmanNya:
    فَاذْكُرُونِي أَذْكُرْكُمْ وَاشْكُرُواْ لِي وَلاَ تَكْفُرُونِ
    “Ingatlah, berdzikirlah kepadaku maka aku akan mengingatmu, dan bersyukurlah kepadaku dan jangan ingkar kepadaKu” (Q.s Al-Baqarah: 152)
    Perhatikanlah kalau seseoran senantiasa mengingat Allah, maka dia akan selalu mengingatnya sehingga jika dia mengalami masalah, Dia akan membantunya menyelesaikannya dan membuang dan Allah mengganti yang lebih baik dengan yang lebih baik sehingga hatinya menjadi lapang.
    Mengangungkan membesarkan dan memuji Allah adalah kehidupan seorang muslim yang hendaknya dipahami, maka seluruh hidupnya bisa dimanfaatkan dengan berdzikir kepada Allah, dzikir adalah kalimat yang sangat ringan diucapkan dalam lisan dan sangat berat di timbangan amal, bahkan alqur’an dimudahkan untuk berdzikir:
    وَلَقَد تَّرَكْنَاهَا آيَةً فَهَلْ مِن مُّدَّكِرٍ
    “Dan sungguh alqur’an kami mudahkan untuk berdzikir, maka adakah orang yang mau berdzikir.”(QS. Al Qomar: 17)
    Diantara sebab yang menjadikan hati menjadi lapang adalah ia banyak bertaubat dan mensucikan diri, tidak diragukan manusia dalam kehidupannya pasti terjatuh dalam kesalahan, kelalaian, kelupaan, bahkan dosa. Jangankan kita, rosulullah yang telah diampuni dosa yang telah dilakukan dan belum dilakukan sewaktu hidupnya, beliau memperbanyak bertaubat dan beristiqfar dalam sehari sebanyak 100x maka kita hendaknya lebih butuh lagi untuk meminta ampun mengingat banyaknya dosa yang kita lakukan. Dengan istigfar Allah menjanjikan kelapangan hati bahkan dibukakan menfaat dan keutamaan yang lain, Allah menerangkan dalam firmannya:
    فَقُلْتُ اسْتَغْفِرُوا رَبَّكُمْ إِنَّهُ كَانَ غَفَّارًا يُرْسِلِ السَّمَاء عَلَيْكُم مِّدْرَارًا وَيُمْدِدْكُمْ بِأَمْوَالٍ وَبَنِينَ وَيَجْعَل لَّكُمْ جَنَّاتٍ وَيَجْعَل لَّكُمْ أَنْهَارً
    “Minta ampunlah kepada robb kalian sesungguhnya dia maha pengampun, dia akan menurunkan dari langit untuk kalian hujan yang lebat, dan Dia akan menjadikan kebun dan sungai-sungai yang deras mengalir.” (Q.s Nuh: 10-12 )
    Ayat di atas merupakan janji dari Allah, sedang para Nabi mengajak dan mengabarkan:
    وَيَا قَوْمِ اسْتَغْفِرُواْ رَبَّكُمْ ثُمَّ تُوبُواْ إِلَيْهِ يُرْسِلِ السَّمَاء عَلَيْكُم مِّدْرَارًا وَيَزِدْكُمْ قُوَّةً إِلَى قُوَّتِكُمْ وَلاَ تَتَوَلَّوْاْ مُجْرِمِينَ
    “Wahai kaumku mintalah ampun kalian kepada robb kalian dan bertaubatlah padaNya, dia akan mencurahkan hujan dari langit dan dia akan menambah kekuatan kalian berlipat-lipat, dan janganlah mengasihi(menjadikan wali) orang-orang kafir.”
    Ini di abadikan oleh Allah dalam surat Hud ayat: 52.
    Maka dari sini kita fahami pentingnnya beristigfar dan bertaubat kepada Allah dalam kehidupan ini, dan pentingnya introspeksi diri lalu memperbaiki diri dan senantiasa bertaubat kepada Allah. Mensucikan diri adalah dengan melakukan amalan-amalan yang dulunya ditinggalkan dari kebaikan, dan membersihkan diri dari dari kemaksiatan dan dosa yang di lakukan, dan Allah menjanjikan keberuntungan:
    وَقَدْ خَابَ مَن دَسَّاهَا قَدْ أَفْلَحَ مَن زَكَّاهَا
    “Sungguh beruntung orang-orang yang mensucikan diri, dan sungguh celaka orang yang terus mengotori dirinya.”
    Dan Allah menyebutkan keutamaan orang-orang yang mendapatkan surga yang mengalir dibawahnya sungai-sungai:
    وَمَنْ يَأْتِهِ مُؤْمِنًا قَدْ عَمِلَ الصَّالِحَاتِ فَأُوْلَئِكَ لَهُمُ الدَّرَجَاتُ الْعُلَى جَنَّاتُ عَدْنٍ تَجْرِي مِن تَحْتِهَا الأَنْهَارُ خَالِدِينَ فِيهَا وَذَلِكَ جَزَاء مَن تَزَكَّى
    “Barang siapa yang menghadap Allah dengan keadaan beriman dan berbuat kebaikan maka mereka mendapatkan derajat yang tinggi berupa surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai dari bawahnya, mereka kekal di dalamnya dan itu ba;asan bagi orang yang mensucikan diri.” (Q.s Taha 75-76 )
    Karena itu mensucikan diri dan bertaubat kepada Allah adalah hal yang sangat penting, khususnya di hari ini di mana banyak musibah yang menjadi peringatan bagi kita semua. Mudah-mudahan kita dijadikan orang yang selalu bertaubat sehingga termasuk hamba yang mensucikan diri, sehingga kita semua selamat dari musibah di dunia dan lebih-lebih di akhirat:
    وَمَا كَانَ اللَّهُ لِيُعَذِّبَهُمْ وَأَنتَ فِيهِمْ وَمَا كَانَ اللَّهُ مُعَذِّبَهُمْ وَهُمْ يَسْتَغْفِرُونَ
    “Tidaklah Allah menyilksa kaumNya sedang engkau wahai Muhamad berada di sisi mereka, dan Allah tidaklah menyiksa mereka dalam keadaan mereka beristiqfar.” (Q.s Al-Anfal 33)
    Juga dengan istigfar akan menyebabkan datangnya rahmat dari Allah:
    “Andaikata kalian beristiqfar kepada Allah niscaya kalian akan dirahmatiNya.”
    Mudah-mudahah kita dijadikan orang yang selalu beriman kepada Allah bertakwa kepadaNya bertauhid, dan menjadi hamba yang banyak beristiqfar dan bertaubat, sungguh dosa kita, dan kesalahan kita sangatlah banyak, dan Allah masih merahmati kita dengan menjalani hari- hari sebagai bukti rahmatNya, mudah-mudah hari yang tersisa yang akan kita lewati kita bisa menggunakan untuk selalu bertaubat dan beristilqfar kepadaNya, karena dekatnya kematian yang akan kita temui, dan kita tahu kapan tapi kita yakin akan datangnya:
    أَيْنَمَا تَكُونُواْ يُدْرِككُّمُ الْمَوْتُ وَلَوْ كُنتُمْ فِي بُرُوجٍ مُّشَيَّدَةٍ
    “Dimanapun kalian berada sungguh kematian akan menemuai kalian walaupun engkau bersembunyi di balik dinding yang sangat tinggih lagi kokoh.”
    Semoga kita diampuni oleh Allah dan diberi manfaat dari segala kemanfaatan baik yang kita ketahui atau tidak , dan mudah-mudahan Dia tidak menjadikan malapetaka bagi kita semua.Wallahuta’ala a’lam bishowab.
    Sumber

    Rahasia Dibalik Nama Muhammad

    Diulas oleh Dunia Baca Selasa, 22 November 2011 1 komentar
    Rahasia dibalik nama Muhammad | Berikut Rahasia dibalik nama Muhammad, tentunya buat sobat yang bernama muhammad seperti saya.hehee dimana banyak makna yang tersirat dalam kebesaran nama yang sederhana itu. entah apakah ini merupakan salah satu mukjizat atau sekedar kebetulan saja, bahwa ada fakta menarik di abjad/huruf-huruf yang tersusun dari nama itu:
    ini dia Rahasia dibalik nama Muhammad.
    1. Kata Muhammad, jika kita gabungkan dalam bentuk normal mim ha mim dal, maka akan menjadi sebuah sekesta seorang manusia. sudah maklum adanya bahwa sebaik-baik mahluk / ciptaan yang pernah diciptakan oleh Tuhan di alam semesta ini adalah manusia dengan kelebihan aqal mereka, sementara mahluk lain hanyalah hayawan dan planet-planet yang penuh rahasia.

    Manusia Sempurna:
    2. kata Ahmad, jika kita cermati satu-persatu hurufnya mak huruf-huruf itu akan mennggambarkan sosok orang yang sedang melakukan sholat, tahukah kita bahwa sholat merupakan sebaik-baik doa dan ibadah yang pernah diperintahkanNya.

    Ahmad Terpisah:
    3. Kata Muhammad jika digabungkan huruf-hurufnya maka akan berbentuk layaknya manusia yang sedang sujud dalam shalat. dalam ritual sholat Sujud merupakan inti dari semua rukun-rukunnya, karena pada saat sujud manusia menundukkan 8 bagian tubuhnya di bumi bukti kepasrahan total kepada sang pencipta. hmmm betapa rahasia Tuhan sangat menggetarkan hati, saya yakin masih banyak tersirat rahasia-rahaisa lain dibalik sosok, nama dan semua yang berkaitan dengan sang kekasih sejati 'Habibullah: Muhammad'. Bgeitulah hasil temuan situs woamu.mangaku.net

    sumber

    Jemaah Haji Indonesia yang meninggal di mekah 169 Orang

    Diulas oleh Dunia Baca Rabu, 09 November 2011 2 komentar
    Jemaah Haji Indonesia yang meninggal di mekah 169 Orang | MEKKAH,— Anggota jemaah calon dan haji Indonesia yang wafat hingga Selasa (9/11/2011) pukul 18.47 waktu Arab Saudi atau 22.47 WIB mencapai 169 orang. Rinciannya, anggota jemaah haji reguler mencapai 162 orang, sementara haji khusus atau ONH plus tujuh orang.
    Data Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) Kementerian Agama menunjukkan, jemaah wafat terbanyak berasal dari embarkasi SUB (Surabaya), selanjutnya embarkasi SOC (Solo), embarkasi JKS (Bekasi/Jawa Barat), embarkasi JKG (DKI Jakarta), serta embarkasi MES (Medan) dan embarkasi UPG (Makassar).
    Penyakit yang menyebabkan anggota jemaah wafat terbesar disebabkan penyakit sistem sirkulasi 121 orang, penyakit sistem pernapasan 34 orang, serta penyakit endokrin nutrisi dan metal 5 orang.

    Jemaah pria yang wafat 120 orang, sementara wanita 49 orang. (Antara)

    Tag :
    Berita jemaah Haji Asal Indonesia | Kabar Jemaah Haji Asal Indonesia 2011 |

    Makna Idul Adha

    Diulas oleh Dunia Baca Sabtu, 05 November 2011 2 komentar
    Makna Idul Adha | Memahami Makna Idul Adha. Bulan ini merupakan bulan bersejarah bagi umat Islam. termasuk artikel idul adha 2011 Pasalnya, di bulan ini kaum muslimin dari berbagai belahan dunia melaksanakan rukun Islam yang kelima. Ibadah haji adalah ritual ibadah yang mengajarkan persamaan di antara sesama. Dengannya, Islam tampak sebagai agama yang tidak mengenal status sosial. Kaya, miskin, pejabat, rakyat, kulit hitam ataupun kulit putih semua memakai pakaian yang sama. Bersama-sama melakukan aktivitas yang sama pula yakni manasik haji.

    Selain ibadah haji, pada bulan ini umat Islam merayakan hari raya Idul Adha. Lantunan takbir diiringi tabuhan bedug menggema menambah semaraknya hari raya. Suara takbir bersahut-sahutan mengajak kita untuk sejenak melakukan refleksi bahwa tidak ada yang agung, tidak ada yang layak untuk disembah kecuali Allah, Tuhan semesta alam.

    Pada hari itu, kaum muslimin selain dianjurkan melakukan shalat sunnah dua rekaat, juga dianjurkan untuk menyembelih binatang kurban bagi yang mampu. Anjuran berkurban ini bermula dari kisah penyembelihan Nabi Ibrahim kepada putra terkasihnya yakni Nabi Ismail.

    Peristiwa ini memberikan kesan yang mendalam bagi kita. Betapa tidak. Nabi Ibrahim yang telah menunggu kehadiran buah hati selama bertahun-tahun ternyata diuji Tuhan untuk menyembelih putranya sendiri. Nabi Ibrahim dituntut untuk memilih antara melaksanakan perintah Tuhan atau mempertahankan buah hati dengan konsekuensi tidak mengindahkan perintahNya. Sebuah pilihan yang cukup dilematis. Namun karena didasari ketakwaan yang kuat, perintah Tuhanpun dilaksanakan. Dan pada akhirnya, Nabi Ismail tidak jadi disembelih dengan digantikan seekor domba. Legenda mengharukan ini diabadikan dalam al Quran surat al Shaffat ayat 102-109.

    Kisah tersebut merupakan potret puncak kepatuhan seorang hamba kepada Tuhannya. Nabi Ibrahim mencintai Allah melebihi segalanya, termasuk darah dagingnya sendiri. Kecintaan Nabi Ibrahim terhadap putra kesayangannya tidak menghalangi ketaatan kepada Tuhan. Model ketakwaan Nabi Ibrahim ini patut untuk kita teladani.

    Dari berbagai media, kita bisa melihat betapa budaya korupsi masih merajalela. Demi menumpuk kekayaan rela menanggalkan ”baju” ketakwaan. Ambisi untuk meraih jabatan telah memaksa untuk rela menjebol ”benteng-benteng” agama. Dewasa ini, tata kehidupan telah banyak yang menyimpang dari nilai-nilai ketuhanan. Dengan semangat Idul Adha, mari kita teladani sosok Nabi Ibrahim. Berusaha memaksimalkan rasa patuh dan taat terhadap ajaran agama.

    Di samping itu, ada pelajaran berharga lain yang bisa dipetik dari kisah tersebut. Sebagaimana kita ketahui bahwa perintah menyembelih Nabi Ismail ini pada akhirnya digantikan seekor domba. Pesan tersirat dari adegan ini adalah ajaran Islam yang begitu menghargai betapa pentingnya nyawa manusia.

    Hal ini senada dengan apa yang digaungkan Imam Syatibi dalam magnum opusnya al Muwafaqot. Menurut Syatibi, satu diantara nilai universal Islam (maqoshid al syari’ah) adalah agama menjaga hak hidup (hifdzu al nafs). Begitu pula dalam ranah fikih, agama mensyari’atkan qishosh, larangan pembunuhan dll. Hal ini mempertegas bahwa Islam benar-benar melindungi hak hidup manusia. (hlm.220 )

    Nabi Ismail rela mengorbankan dirinya tak lain hanyalah demi mentaati perintahNya. Berbeda dengan para teroris dan pelaku bom bunuh diri. Apakah pengorbanan yang mereka lakukan benar-benar memenuhi perintah Tuhan demi kejayaan Islam atau justru sebaliknya?.

    Para teroris dan pelaku bom bunuh diri jelas tidak sesuai dengan nilai universal Islam. Islam menjaga hak untuk hidup, sementara mereka—dengan aksi bom bunuh diri— justru mencelakakan dirinya sendiri. Di samping itu, mereka juga membunuh rakyat sipil tak bersalah, banyak korban tak berdosa berjatuhan. Lebih parah lagi, mereka bukan membuat Islam berwibawa di mata dunia, melainkan menjadikan Islam sebagai agama yang menakutkan, agama pedang dan sarang kekerasan. Akibat aksi nekat mereka ini justru menjadikan Islam laksana ”raksasa” kanibal yang haus darah manusia.

    Imam Ghazali dalam Ihya ’Ulumuddin pernah menjelaskan tentang tata cara melakukan amar ma’ruf nahi munkar. Menurutnya, tindakan dalam bentuk aksi pengrusakan, penghancuran tempat kemaksiatan adalah wewenang negara atau badan yang mendapatkan legalitas negara. Tindakan yang dilakukan Islam garis keras dalam hal ini jelas tidak prosedural. (vol.2 hlm.311)

    Sudah semestinya dalam melakukan amar makruf nahi munkar tidak sampai menimbulkan kemunkaran yang lebih besar. Bukankah tindakan para teroris dan pelaku bom bunuh diri ini justru merugikan terhadap Islam itu sendiri ?. Merusak citra Islam yang semestinya mengajarkan kedamaian dan rahmatan lil ’alamin. Ajaran Islam yang bersifat humanis, memahami pluralitas dan menghargai kemajemukan semakin tak bermakna.

    Semoga dengan peristiwa eksekusi mati Amrozi cs, mati pula radikalisme Islam, terkubur pula Islam yang berwajah seram. Pengorbanan Nabi Ismail yang begitu tulus menjalankan perintahNya jelas berbeda dengan pengorbanan para teroris.

    Di hari Idul Adha, bagi umat Islam yang mampu dianjurkan untuk menyembelih binatang kurban. Pada dasarnya, penyembelihan binatang kurban ini mengandung dua nilai yakni kesalehan ritual dan kesalehan sosial. Kesalehan ritual berarti dengan berkurban, kita telah melaksanakan perintah Tuhan yang bersifat transedental. Kurban dikatakan sebagai kesalehan sosial karena selain sebagai ritual keagamaan, kurban juga mempunyai dimensi kemanusiaan.

    Bentuk solidaritas kemanusiaan ini termanifestasikan secara jelas dalam pembagian daging kurban. Perintah berkurban bagi yang mampu ini menunjukkan bahwa Islam adalah agama yang respek terhadap fakir-miskin dan kaum dhu’afa lainnya. Dengan disyari’atkannya kurban, kaum muslimin dilatih untuk mempertebal rasa kemanusiaan, mengasah kepekaan terhadap masalah-masalah sosial, mengajarkan sikap saling menyayangi terhadap sesama.

    Meski waktu pelaksanaan penyembelihan kurban dibatasi (10-13 Dzulhijjah), namun jangan dipahami bahwa Islam membatasi solidaritas kemanusiaan. Kita harus mampu menangkap makna esensial dari pesan yang disampaikan teks, bukan memahami teks secara literal. Oleh karenanya, semangat untuk terus ’berkurban’ senantiasa kita langgengkan pasca Idul Adha.

    Saat ini kerap kita jumpai, banyak kaum muslimin yang hanya berlomba meningkatkan kualitas kesalehan ritual tanpa diimbangi dengan kesalehan sosial. Banyak umat Islam yang hanya rajin shalat, puasa bahkan mampu ibadah haji berkali-kali, namun tidak peduli dengan masyarakat sekitarnya. Sebuah fenomena yang menyedihkan. Mari kita jadikan Idul Adha sebagai momentum untuk meningkatkan dua kesalehan sekaligus yakni kesalehan ritual dan kesalehan sosial. Selamat berhari raya !

    Sumber

    Syarat Hewan Kurban

    Diulas oleh Dunia Baca 0 komentar
    Syarat Hewan Kurban | Berikut Syarat Hewan Kurban yang di lakukan pada Hari Raya Idul Adha. Dari Anas bin Malik Radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah bersabda pada hari Nahar, “Barang siapa yang menyembelih sebelum shalat hendaknya dia ulangi”, maka berdirilah seorang lelaki, “Ya Rasulullah, ini adalah hari yang daging itu sangat dinikmati”, dan laki-laki tersebut menyebutkan keperluan dari tetangganya sehingga dia menyembelih sebelum shalat, maka Rasulullah seakan-akan membenarkannya, “Saya memiliki kambing yang belum cukup umur yaitu lebih saya senangi dari pada dua kambing berdaging, apakah saya boleh menyembelih kambing yang belum cukup umur ini”, maka Nabi memberikan keringanan baginya.
    Saya (Anas) tidak tahu apakah keringanan ini khusus baginya atau juga bagi yang lain. Kemudian Rasulullah merunduk pada kedua kambing itu dan menyembelih keduanya. Maka berdirilah sekolompok manusia pada kambing kecil (kecil jika dibandingkan dengan yang lain tapi sudah cukup umur) maka mereka saling membagi.
    Kesimpulan: menyembelih hewan kurban harus sudah memenuhi umur yang ditentukan oleh syariat, apabila kurang dari umur yang ditentukan maka tidak syah kurbannya dan hanya dihitung sebagai sadaqah. Keringanan di atas hanya diberikan kepada beberapa sahabat saja dan tidak diberikan kepada orang lain lagi setelahnya.

    Dari Anas bin Malik, sesungguhnya Rasulullah shalat kemudian khutbah dan beliau memerintahkan orang yang menyembelih sebelum shalat untuk mengulanginya.

    Kesimpulan:
    Awal waktu menyembelih adalah setelah salat Idul Adha bagi orang yang tidak bepergian, sedangkan bagi orang yang sedang safar (bepergian) maka mereka memperkirakan waktu dimana kaum Muslimin telah selesai mengerjakan shalat Idul Adha.
    Akhir waktu menyembelih terdapat dua pendapat dari kalangan Ulama, pendapat pertama ketika matahari terbenam pada tanggal 12 Dzulhijjah dan pendapat kedua ketika matahari terbenam pada tanggal 13 Dzulhijjah. Dalil dari pendapat kedua memakai ayat “Agar mereka mengingat Allah pada hari-hari yang telah ditentukan”. Pada ayat ini disebutkan hari-hari (ayyaamin) dalam bentuk jamak. Dalam bahasa Arab kata jamak memiliki jumlah minimal tiga. Dan ini pendapat yang dipilih kebanyakan ulama pada masa ini. Akan tetapi apabila memilih untuk berhati-hati dengan memilih batas akhir tanggal 12 maka hal ini juga diperbolehkan karena tidak terdapat riwayat yang kuat dari sahabat yang menunjukkan mereka menyembelih pada tanggal 13 Dzulhijjah.

    Bab Mengenai Umur Hewan Kurban
    Dalam berkurban terdapat 5 syarat hewan yang akan dikurbankan secara global:

    Merupakan hewan ternak.
    Telah memenuhi umur.
    Terlepas dari cacat.
    Disembelih pada waktunya.
    Merupakan milik pribadi, hewan tersebut tidak terkait dengan hak orang lain.

    Dari Jabir Radhiyallahu ta`ala ‘anhu, Rasulullah bersabda, “Jangan kalian menyembelih kecuali hewan yang sudah memenuhi umur, kecuali kalau sulit bagi kalian. Apabila sulit bagi kalian maka sembelihlah jada-a dari domba.”
    Yang termasuk hewan ternak adalah unta, kambing, dan sapi. Sebagaimana disebutkan dalam hadits-hadits yang menjelaskan tentang berkurban. Dan ditegaskan oleh Ibnu Qayim bahwa tidak pernah diriwayatkan dari Rasulullah ataupun sahabat untuk penyembelihan kurban, haji, aqiqah kecuali dari hewan ternak. Jadi tidak syah berkurban dengan 100 ekor ayam, bebek, dll.
    Tidak ada perbedaan antara sapi dan kerbau karena hakikatnya sama, demikian pendapat Asy Syaikh Abdulaziz bin Muhammad Alu Syaikh dan Asy Syaikh Shalih Al Fauzan.

    Urutan keutamaan berkurban dari hewan yang dikurbankan:

    Dengan 1 ekor unta
    Dengan 1 ekor sapi
    Dengan 1 ekor kambing
    Dengan 1/7 unta
    Dengan 1/7 sapi

    (*admin, demikian dijelaskan oleh Al Ustadz Dzulqarnain, padahal sebenarnya harga 1/7 unta lebih mahal daripada harga 1 ekor kambing)
    Sedangkan untuk nomor yang sama maka dilihat dari sisi harga, penampilan, jumlah daging, jenis kelasnya, dll. Boleh berkurban baik dari jenis betina atau pejantan.

    Umur Hewan Kurban
    Penetapan umur minimal hewan kurban tidak disebutkan dalam nash hadits, akan tetapi hal tersebut dipahami dari kebiasaan bangsa Arab. Umur minimal untuk hewan kurban sebagai berikut:

    Unta minimal 5 tahun dan telah masuk tahun ke 6.
    Sapi minimal 2 tahun dan telah masuk tahun ke 3.
    Kambing Domba diperbolehkan umur minimal 6 bulan bagi yang sulit mendapatkan yang 1 tahun. Sedangkan bagi jenis selain Domba (misal kambing jawa) maka minimal umur 1 tahun dan telah masuk tahun ke 2.

    Dari Jabir bin Abdillah, Rasulullah shalat mengimami kami pada hari Nahr, maka majulah sekelompok lelaki kemudian mereka menyembelih, dan mereka menyangka bahwa Rasulullah telah menyembelih, maka Rasulullah memerintah bagi siapa yang telah menyembelih untuk menyembelih dengan sesembelihan yang lain dan agar mereka tidak menyembelih sebelum Rasulullah menyembelih kurbannya.
    Pelajaran:
    Apabila imam / pimpinan suatu negeri menyembelih di tempat yang terbuka, maka dia tidak boleh mendahului imam tersebut. Apabila dia menyembelih mendahului imam, maka sesembelihannya tidak sah. Tetapi apabila imam tersebut tidak menampakkan syiar ini, maka kita boleh menyembelih apabila shalat Idul Adha telah dilaksanakan.

    Dari Uqbah bin Amir, sesungguhnya Rasulullah memberikan kambing agar dibagikan untuk disembelih, maka tersisa bagiku kambing yang bukan domba (belum 1 tahun), maka hal ini disebutkan kepada Nabi dan Nabi memerintahkan untuk menyembelih baginya.

    Dari Uqbah bin Amir, Rasulullah membagi di tengah kami hewan kurban, dan sayapun hanya mendapatkan jada-a (kambing bukan domba yang berumur kurang dari 1 tahun), maka Rasulullah bersabda “sembelihlah”.

    Tidak Boleh Terdapat Cacat Pada Hewan Kurban
    Keterangan ini berdasar hadits dari Bara` bin Azid, diriwayatkan oleh Imam Malik, Akhmad, Abu Dawud, At Tarmidzi, dll.
    1.Sembelihan pincang yang sangat tampak kepincangannya.
    Kepincangan disini dimaksudkan adalah pincang yang mengganggu dia berjalan dan membuat dia terlambat dari kawan-kawannya. Tetapi apabila hewan tersebut dapat berjalan beriringan dengan kawanannya walaupun sebenarnya dia pincang, maka sah kurbannya. Tetapi tetap lebih utama yang sempurna tidak pincang. Termasuk disini tidak sah berkurban dengan hewan yang putus kakinya.
    2.Sembelihan buta sebelah matanya yang sangat nampak kebutaannya.
    Yang dimaksudkan sangat nampak kebutaannya disini misalkan mata yang buta berubah fisiknya, misal dengan menonjol keluar atau cekung ke dalam. Adapun mata yang buta tapi fisiknya sama dengan mata normal, maka sah disembelih. Begitu pula hewan yang matanya rabun, sah untuk disembelih.
    3.Sembelihan sakit yang sangat nampak sakitnya.
    Sangat nampak sakitnya misalkan dengan menggigil, di kulitnya terlihat penyakit, dll. Adapun hewan yang misalkan tidur-tiduran terus maka sah berkurban dengannya.
    4.Sembelihan kurus yang tidak berlemak / bersumsum.
    Hal ini tentunya hanya dapat diketahui oleh orang yang ahli, maka apabila hewan kurban terlihat kurus tapi dinilai dia masih memiliki lemak / sumsum maka sah disembelih.

    Sumber : Shahih Muslim

    Income
    Syarat syarat Hewan Kurban | Syarat Hewan yang boleh Kurban | Syarat Hewan yang boleh di Kurbankan | waktu penyemblihan Hewan Kurban | kriteria hewan yang akan dikurbankan |

    Tempat Yang Paling Disukai Setan

    Diulas oleh Dunia Baca Jumat, 28 Oktober 2011 1 komentar
    Tempat Yang Paling Disukai Setan | Tempat Yang Paling Disukai Setan diantaranya :
    1. Tempat peristirahatan unta.

    Hadits Abdullah bin Mughaffal radilallahu'anhu berkata, bersabda Rasulullah Shallallohu 'alaihi wasallam:
    "Shalatlah kalian di tempat peristirahatan (kandang) kambing & janganlah kalian shalat di tempat peristirahatan (kandang) unta karena sesungguhnya unta itu diciptakan dari syetan." (HR. Ahmad (4/85), Ibnu Majah (769) dan Ibnu Hibban (5657) & selainnya).

    Berkata Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah Rahimahullah sebagaimana yg disebutkan di dlm "Majmu Fatawa" (19/41) ketika menjelaskan tentang penyebab dilarangnya shalat di tempat peristirahatan Unta. Yang benar bahwa penyebab (dilarangnya shalat) di kamar mandi, tempat peristirahatan unta dan yang semisalnya adalah krna itu adalah tempat-tempat para setan.
     2. Tempat buang air besar & kecil
    Dalam hadits Zaid bin Arqam radiyallohu 'anhu, dan selainnya yang diriwayatkan oleh Ahmad (4/373), Ibnu Majah (296), Ibnu Hibban ( 1406), Al Hakim (1/187) dan selainnya bahwa Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam, bersabda: "Sesungguhnya tempat-tempat buang hajat ini dihadiri (oleh para setan, pen), maka jika salah seorang dari kalian hendak masuk kamar mandi (WC), ucapkanlah "Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepadamu dari setan laki-laki dan setan perempuan."
    Demikian banyak orang yg terkena gangguan jin adalah di tempat-tempat buang hajat.

    3. Lembah-lembah.
    Sesungguhnya jin & setan ditemukan di lembah-lembah & tidak ditemukan di pegunungan. Berkata Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah Rahimahullah dlm "Majmu Fatawa" (19/33) : "Lembah-lembah adalah tempatnya kaum jin karena sesungguhnya mereka lebih banyak ditemukan di lembah-lembah daripada di dataran tinggi."

    4. Tempat sampah & kotoran.
    Berkata Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah Rahimahullah dlm "Majmu Fatawa"(19/41) : "(Setan) ditemukan di tempat-tempat bernajis seperti kamar mandi dan WC, tempat sampah, kotoran serta pekuburan."

    5. Pekuburan.
    Telah datang dari hadits Abu Said Al Khudri radiyallohu 'anhu bahwa Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:

    "Permukaan bumi itu semuanya masjid (bisa dijadikan tempat untuk shalat, pen) kecuali pekuburan & kamar mandi."

    (HR. Ahmad (3/83), Abu Daud (492),Tirmidzi (317), Ibnu Hibban (1699), Al Hakim (1/251) serta yang lainnya).

    Berkata Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah Rahimahullah sebagaimana yang disebutkan di dlm "Majmu Fatawa" (19/41) ketika berbicara tentang tempat-tempat jin: "Pada pekuburan itu terdapat sarana menuju kesyirikan sebagaimana pekuburan juga menjadi tempat mangkalnya para syaitan Lihat ucapan beliau sebelumnya.

    Para syaitan menuntut orang yang hendak menjadi tukang sihir untuk selalu tinggal di pekuburan. Dan disanalah syaitan turun mendatanginya dan tukang sihir itu bolak balik ke tempat ini. Para syaitan menuntutnya untuk memakan sebagian orang-orang mati.

    6. Tempat yang telah rusak & kosong.
    Diriwayatkan oleh Al Bukhari dalam "Al Adab Al Mufrad" (579) dari Tsauban radiyallohu 'anhu berkata : Rasulullah Shallallohu 'alaihi wasallam, berkata kepadaku : "Janganlah kamu tinggal di tempat yg jauh dari pemukiman karena tinggal di tempat yg jauh dari pemukiman itu seperti tinggal di kuburan."

    Hadits ini hasan. Berkata lebih dari satu ulama bahwa Al Kufuur adalah tempat yg jauh dari pemukiman manusia & hampir tidak ada seorang pun yg lewat di situ. Berkata Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah sebagaimana yang disebutkan dalam "Majmu Fatawa" (19/40-41) ketika berbicara tentang jin:

    "Oleh karena itu, (syaitan) banyak ditemukan di tempat yg telah rusak & kosong."

    7. Lautan
    Dalam hadits Jabir radiyallohu 'anhu berkata: Bersabda Rasulullah Shallallohu 'alaihi wasallam:

    "Sesungguhnya Iblis meletakkan singgasananya di atas lautan dalam riwayat lain di atar airdan kemudian dia pun mengutus pasukannya. (HR. Muslim: 2813).

    Dan juga datang dari hadits Abu Musa radiyallahu 'anhu yang diriwayatkan oleh Ibnu Hibban dan yang lainnya dan hadits ini shahih. Sebagian ulama menyebutkan bahwa lautan yg dimaksud adalah samudera "Al Haadi" karena di sanalah tempat berkumpulnya semua benua.

    8. Celah-celah di bukit.
    Hadits Ibnu Sarjis radiyallohu'anhu dia berkata: bersabda Rasulullah Shallallohu 'alaihi wasallam: "Janganlah salah seorang diantara kalian kencing di lubang…" Mereka berkata kepada Qatadah: "Apa yg menyebabkan dibencinya kencing di lubang?", dia berkata : "Disebutkan bahwa itu adalah tempat tinggalnya jin". Hadits ini dikeluarkan oleh Ahmad (5/82), Abu Daud (29), An Nasaai (34), Al Hakim (1/186) dan Al Baihaqi (1/99). Lebih dari satu ulama yang membenarkan bahwa Qatadah mendengar dari Abdullah bin Sarjis radiyallohu 'anhu. Lihat kitab "Jami' At Tahshiil."

    Hadits ini dishahihkan Al Walid Al Allamah Al Wadi'i dalam "Ash Shahih Al Musnad Mimma Laisa fii Ash Shahihain" (579).

    9. Tempat-tempat kesyirikan, bid'ah & kemaksiatan
    Syetan ditemukan di tempat yg di dalamnya manusia melakukan kesyirikan, bid'ah & kemaksiatan. Tidaklah dilakukan kebid'ahan dan penyembahan kepada selain Allah Subhaanahu wat'ala, kecuali syaitan memiliki andil yang cukup besar di dalamnya & terhadap para pelakunya.

    10. Rumah-rumah yg di dalamnya dilakukan kemaksiatan
    Rasulullah Shallallohu 'alaihi wasalla bersabda: "Sesungguhnya malaikat tidak masuk ke dalam rumah yg di dalamnya terdapat anjing & gambar." (HR. Al Bukhari: 3226 dan Muslim : 2106 dari hadits Abu Thalhah dan Aisyah Radhiyallahu 'anhuma dan datang pula dari para sahabat yang lain).

    Jika malaikat tidak masuk ke dalam rumah, maka syaitanlah yang masuk adalah syaitan karena malaikat adalah tentara-tentara Allah Subhanahu wa ta'ala yang diutus untuk menjaga kaum mukminin dan menolak kemudharatan dari mereka. Termasuk kebodohan adalah jika seorang muslim mengusir malaikat dari rumahnya yang menyebabkan masuknya jin dan setan ke dalamnya. Maka makmurkanlah rumah itu dengan dzikir kepada Allah Subhanahu wata'ala, ibadah & membaca Al Qur'an.

    Rasulullah Shallallohu 'alaihi wasallam bersabda: "Janganlah kalian menjadikan rumah-rumah kalian sprti kuburan karena sesungguhnya setan itu lari dari rumah yang di dalamnya dibacakan Surat Al Baqarah." (HR. Muslim (780), Ahmad (2/337), Tirmidzi (2877) dan selainnya).

    11. Pasar-pasar
    Dari Salman radiyallohu 'anhu, yang diriwayatkan oleh Imam Muslim (2451) dan selainnya berkata: "Janganlah engkau menjadi orang pertama yg masuk pasar jika engkau mampu & jangan pula menjadi orang paling terakhir yg keluar darinya pasar karena pasar itu adalah tempat peperangan para syaitan dan disanalah ditancapkan benderanya."

    Ucapan ini memiliki hukum marfu (disandarkan kepada Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam). Yang dimaksud dengan ا لمعر كة dalam kata " معركة الشيطان " adalah tempat peperangan para syaitan & mereka menjadikan pasar sebagai tempat perang tersebut karena dia mengalahkan mayoritas penghuninya disebabkan krna mereka lalai dari dzikrullah & gemar melakukan kemaksiatan.

    Dan ucapannya " وبها ينصب رايته " (dan dengannya dipasang benderanya), merupakan isyarat ditemukannya syaitan untuk mengadu domba sesama manusia.

    Oleh karena itu, pasar merupakan tempat yg dibenci oleh Allah Subhanahu wata'ala. Rasulullah Shallallohu 'alaihi wasallam bersabda: "Tempat yang paling disukai oleh Allah adalah masjid dan tempat yang paling dibenci oleh Allah adalah pasar."

    Hadits ini diriwayatkan Imam Muslim (671) & selainnya dari hadits Abu Hurairah radiyallohu 'anhu. Demikianlah setan berkumpul di tempat-tempat yang di dalamnya gemar dilakukan perbuatan maksiat & kemungkaran.

    12.Jin dan setan berkeliaran di jalan-jalan & lorong-lorong.
    Dalam hadits Riwayat Bukhari (3303) & Muslim (2012) dari Jabir radiyallohu 'anhu, bahwa Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Jika telah datang malam, maka cegahlah anak-anak kalian untuk keluar karena sesungguhnya jin itu berkeliaran & melakukan penculikan. Matikan lentera di saat tidur karena sesungguhnya binatang fasik (tikus) itu kadang menarik sumbu lampu sehingga membakar penghuni rumah tersebut".

    Wallahu'alam bish showab..
    sumber :http://www.kaskus.us/showthread.php?t=7806695

    Tempat Yang Paling Disukai Setan

    Diulas oleh Dunia Baca 1 komentar
    Tempat Yang Paling Disukai Setan | Tempat Yang Paling Disukai Setan diantaranya :
    1. Tempat peristirahatan unta.

    Hadits Abdullah bin Mughaffal radilallahu'anhu berkata, bersabda Rasulullah Shallallohu 'alaihi wasallam:
    "Shalatlah kalian di tempat peristirahatan (kandang) kambing & janganlah kalian shalat di tempat peristirahatan (kandang) unta karena sesungguhnya unta itu diciptakan dari syetan." (HR. Ahmad (4/85), Ibnu Majah (769) dan Ibnu Hibban (5657) & selainnya).

    Berkata Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah Rahimahullah sebagaimana yg disebutkan di dlm "Majmu Fatawa" (19/41) ketika menjelaskan tentang penyebab dilarangnya shalat di tempat peristirahatan Unta. Yang benar bahwa penyebab (dilarangnya shalat) di kamar mandi, tempat peristirahatan unta dan yang semisalnya adalah krna itu adalah tempat-tempat para setan.
     2. Tempat buang air besar & kecil
    Dalam hadits Zaid bin Arqam radiyallohu 'anhu, dan selainnya yang diriwayatkan oleh Ahmad (4/373), Ibnu Majah (296), Ibnu Hibban ( 1406), Al Hakim (1/187) dan selainnya bahwa Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam, bersabda: "Sesungguhnya tempat-tempat buang hajat ini dihadiri (oleh para setan, pen), maka jika salah seorang dari kalian hendak masuk kamar mandi (WC), ucapkanlah "Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepadamu dari setan laki-laki dan setan perempuan."
    Demikian banyak orang yg terkena gangguan jin adalah di tempat-tempat buang hajat.

    3. Lembah-lembah.
    Sesungguhnya jin & setan ditemukan di lembah-lembah & tidak ditemukan di pegunungan. Berkata Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah Rahimahullah dlm "Majmu Fatawa" (19/33) : "Lembah-lembah adalah tempatnya kaum jin karena sesungguhnya mereka lebih banyak ditemukan di lembah-lembah daripada di dataran tinggi."

    4. Tempat sampah & kotoran.
    Berkata Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah Rahimahullah dlm "Majmu Fatawa"(19/41) : "(Setan) ditemukan di tempat-tempat bernajis seperti kamar mandi dan WC, tempat sampah, kotoran serta pekuburan."

    5. Pekuburan.
    Telah datang dari hadits Abu Said Al Khudri radiyallohu 'anhu bahwa Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:

    "Permukaan bumi itu semuanya masjid (bisa dijadikan tempat untuk shalat, pen) kecuali pekuburan & kamar mandi."

    (HR. Ahmad (3/83), Abu Daud (492),Tirmidzi (317), Ibnu Hibban (1699), Al Hakim (1/251) serta yang lainnya).

    Berkata Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah Rahimahullah sebagaimana yang disebutkan di dlm "Majmu Fatawa" (19/41) ketika berbicara tentang tempat-tempat jin: "Pada pekuburan itu terdapat sarana menuju kesyirikan sebagaimana pekuburan juga menjadi tempat mangkalnya para syaitan Lihat ucapan beliau sebelumnya.

    Para syaitan menuntut orang yang hendak menjadi tukang sihir untuk selalu tinggal di pekuburan. Dan disanalah syaitan turun mendatanginya dan tukang sihir itu bolak balik ke tempat ini. Para syaitan menuntutnya untuk memakan sebagian orang-orang mati.

    6. Tempat yang telah rusak & kosong.
    Diriwayatkan oleh Al Bukhari dalam "Al Adab Al Mufrad" (579) dari Tsauban radiyallohu 'anhu berkata : Rasulullah Shallallohu 'alaihi wasallam, berkata kepadaku : "Janganlah kamu tinggal di tempat yg jauh dari pemukiman karena tinggal di tempat yg jauh dari pemukiman itu seperti tinggal di kuburan."

    Hadits ini hasan. Berkata lebih dari satu ulama bahwa Al Kufuur adalah tempat yg jauh dari pemukiman manusia & hampir tidak ada seorang pun yg lewat di situ. Berkata Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah sebagaimana yang disebutkan dalam "Majmu Fatawa" (19/40-41) ketika berbicara tentang jin:

    "Oleh karena itu, (syaitan) banyak ditemukan di tempat yg telah rusak & kosong."

    7. Lautan
    Dalam hadits Jabir radiyallohu 'anhu berkata: Bersabda Rasulullah Shallallohu 'alaihi wasallam:

    "Sesungguhnya Iblis meletakkan singgasananya di atas lautan dalam riwayat lain di atar airdan kemudian dia pun mengutus pasukannya. (HR. Muslim: 2813).

    Dan juga datang dari hadits Abu Musa radiyallahu 'anhu yang diriwayatkan oleh Ibnu Hibban dan yang lainnya dan hadits ini shahih. Sebagian ulama menyebutkan bahwa lautan yg dimaksud adalah samudera "Al Haadi" karena di sanalah tempat berkumpulnya semua benua.

    8. Celah-celah di bukit.
    Hadits Ibnu Sarjis radiyallohu'anhu dia berkata: bersabda Rasulullah Shallallohu 'alaihi wasallam: "Janganlah salah seorang diantara kalian kencing di lubang…" Mereka berkata kepada Qatadah: "Apa yg menyebabkan dibencinya kencing di lubang?", dia berkata : "Disebutkan bahwa itu adalah tempat tinggalnya jin". Hadits ini dikeluarkan oleh Ahmad (5/82), Abu Daud (29), An Nasaai (34), Al Hakim (1/186) dan Al Baihaqi (1/99). Lebih dari satu ulama yang membenarkan bahwa Qatadah mendengar dari Abdullah bin Sarjis radiyallohu 'anhu. Lihat kitab "Jami' At Tahshiil."

    Hadits ini dishahihkan Al Walid Al Allamah Al Wadi'i dalam "Ash Shahih Al Musnad Mimma Laisa fii Ash Shahihain" (579).

    9. Tempat-tempat kesyirikan, bid'ah & kemaksiatan
    Syetan ditemukan di tempat yg di dalamnya manusia melakukan kesyirikan, bid'ah & kemaksiatan. Tidaklah dilakukan kebid'ahan dan penyembahan kepada selain Allah Subhaanahu wat'ala, kecuali syaitan memiliki andil yang cukup besar di dalamnya & terhadap para pelakunya.

    10. Rumah-rumah yg di dalamnya dilakukan kemaksiatan
    Rasulullah Shallallohu 'alaihi wasalla bersabda: "Sesungguhnya malaikat tidak masuk ke dalam rumah yg di dalamnya terdapat anjing & gambar." (HR. Al Bukhari: 3226 dan Muslim : 2106 dari hadits Abu Thalhah dan Aisyah Radhiyallahu 'anhuma dan datang pula dari para sahabat yang lain).

    Jika malaikat tidak masuk ke dalam rumah, maka syaitanlah yang masuk adalah syaitan karena malaikat adalah tentara-tentara Allah Subhanahu wa ta'ala yang diutus untuk menjaga kaum mukminin dan menolak kemudharatan dari mereka. Termasuk kebodohan adalah jika seorang muslim mengusir malaikat dari rumahnya yang menyebabkan masuknya jin dan setan ke dalamnya. Maka makmurkanlah rumah itu dengan dzikir kepada Allah Subhanahu wata'ala, ibadah & membaca Al Qur'an.

    Rasulullah Shallallohu 'alaihi wasallam bersabda: "Janganlah kalian menjadikan rumah-rumah kalian sprti kuburan karena sesungguhnya setan itu lari dari rumah yang di dalamnya dibacakan Surat Al Baqarah." (HR. Muslim (780), Ahmad (2/337), Tirmidzi (2877) dan selainnya).

    11. Pasar-pasar
    Dari Salman radiyallohu 'anhu, yang diriwayatkan oleh Imam Muslim (2451) dan selainnya berkata: "Janganlah engkau menjadi orang pertama yg masuk pasar jika engkau mampu & jangan pula menjadi orang paling terakhir yg keluar darinya pasar karena pasar itu adalah tempat peperangan para syaitan dan disanalah ditancapkan benderanya."

    Ucapan ini memiliki hukum marfu (disandarkan kepada Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam). Yang dimaksud dengan ا لمعر كة dalam kata " معركة الشيطان " adalah tempat peperangan para syaitan & mereka menjadikan pasar sebagai tempat perang tersebut karena dia mengalahkan mayoritas penghuninya disebabkan krna mereka lalai dari dzikrullah & gemar melakukan kemaksiatan.

    Dan ucapannya " وبها ينصب رايته " (dan dengannya dipasang benderanya), merupakan isyarat ditemukannya syaitan untuk mengadu domba sesama manusia.

    Oleh karena itu, pasar merupakan tempat yg dibenci oleh Allah Subhanahu wata'ala. Rasulullah Shallallohu 'alaihi wasallam bersabda: "Tempat yang paling disukai oleh Allah adalah masjid dan tempat yang paling dibenci oleh Allah adalah pasar."

    Hadits ini diriwayatkan Imam Muslim (671) & selainnya dari hadits Abu Hurairah radiyallohu 'anhu. Demikianlah setan berkumpul di tempat-tempat yang di dalamnya gemar dilakukan perbuatan maksiat & kemungkaran.

    12.Jin dan setan berkeliaran di jalan-jalan & lorong-lorong.
    Dalam hadits Riwayat Bukhari (3303) & Muslim (2012) dari Jabir radiyallohu 'anhu, bahwa Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Jika telah datang malam, maka cegahlah anak-anak kalian untuk keluar karena sesungguhnya jin itu berkeliaran & melakukan penculikan. Matikan lentera di saat tidur karena sesungguhnya binatang fasik (tikus) itu kadang menarik sumbu lampu sehingga membakar penghuni rumah tersebut".

    Wallahu'alam bish showab..
    sumber :http://www.kaskus.us/showthread.php?t=7806695

    Makna Idul Fitri yang sebenarnya

    Diulas oleh Dunia Baca Senin, 29 Agustus 2011 13 komentar
    Makna Idul Fitri yang sebenarnya - Assalamualaikum. Wr. Wb.
    Idul Fitri adalah hari raya yang datang berulangkali setiap tanggal 1 Syawal, yang menandai puasa telah selesai dan kembali diperbolehkan makan minum di siang hari. Artinya kata fitri di sini diartikan “berbuka” atau “berhenti puasa” yang identik dengan makan minum. Maka tidak salah apabila Idul Fitri disambut dengan makan-makan dan minum-minum yang tak jarang terkesan diada-adakan oleh sebagian keluarga.

    Terminologi yang Salah

    Terminologi Idul Fitri seperti ini harus dijauhi dan dibenahi, sebab selain kurang mengekspresikan makna idul fitri sendiri juga terdapat makna yang lebih mendalam lagi. Idul Fitri seharusnya dimaknai sebagai ‘Kepulangan seseorang kepada fitrah asalnya yang suci‘ sebagaimana ia baru saja dilahirkan dari rahim ibu. Secara metafor, kelahiran kembali ini berarti seorang muslim selama sebulan melewati Ramadhan dengan puasa, qiyam, dan segala ragam ibadahnya harus mampu kembali berislam, tanpa benci, iri, dengki, serta bersih dari segala dosa dan kemaksiatan.

    Makna Idul Fitri yang Sebenarnya

    Idul Fitri berarti kembali kepada naluri kemanusiaan yang murni, kembali kepada keberagamaan yang lurus, dan kembali dari segala kepentingan duniawi yang tidak Islami, Inilah makna Idul Fitri yang asli.

    Kesalahan Besar

    Adalah kesalahan besar apabila Idul Firi dimaknai dengan ‘Perayaan kembalinya kebebasan makan dan minum‘ sehingga tadinya dilarang makan di siang hari, setelah hadirnya Idul Fitri akan balas dendam, atau dimaknai sebagai kembalinya kebebasan berbuat maksiat yang tadinya dilarang dan ditinggalkan kemudian. Karena Ramadhan sudah usai maka keniaksiatan kembali ramai-ramai digalakkan.
    Ringkasnya kesalahan itu pada akhirnya menimbulkan sebuah fenomena umat yang shaleh mustman, bukan umat yang berupaya mempertahankan kefitrahan dan nilai ketaqwaan.
    Ketika merayakan Idul Fitri setidaknya ada tiga sikap yang harus kitapunyai, yaitu:
    1. Rasa penuh harap kepada AllahSWT (Raja’). Harap akan diampuni dosa-dosa yang berlalu. Janji Allah SWT akan ampunan itu sebagai buah dari “kerja keras” sebulan lamanya menahan hawa nafsu dengan berpuasa.
    2. Melakukan evaluasi diri pada ibadah puasa yang telah dikerjakan. Apakah puasayang kita lakukan telah sarat dengan makna, atau hanya puasa menahan lapar dan dahaga saja Di siang bulan Ramadhan kitaberpuasa, tetapi hati kita, lidah kita tidak bisa ditahan dari perbuatan atau perkataari yang menyakitkan orang lain. Kita harus terhindar dari sabda Nabi SAW yang mengatakan banyakorangyang hanya sekedar berpuasa saja: “Banyak sekali orang yang berpuasa, yang hanya puasanya sekedar menahan lapar dan dahaga“.
    3. Mempertahankan nilai kesucian yang baru saja diraih. Tidak kehilangan semangat dalam ibadah karena lewatnya bulan Ramadhan, karena predikat taqwa sehantsnya berkelanjutan hingga akhir hayat. Firman Allah SWT: “Hai orang yang beriman, bertagwalah kepada Allah sebenar-benar taqwa kepada-Nya dan janganlah sekali-kati kamu mati melainkan dalam keadaan ber-agama Islam ” (QS. Ali Imran: 102).
    Sumber : Lembar Risalah An-Natijah No. 39/Thn. XIII

    Makna Idul Fitri yang sebenarnya

    Diulas oleh Dunia Baca 9 komentar
    Makna Idul Fitri yang sebenarnya - Assalamualaikum. Wr. Wb.
    Idul Fitri adalah hari raya yang datang berulangkali setiap tanggal 1 Syawal, yang menandai puasa telah selesai dan kembali diperbolehkan makan minum di siang hari. Artinya kata fitri di sini diartikan “berbuka” atau “berhenti puasa” yang identik dengan makan minum. Maka tidak salah apabila Idul Fitri disambut dengan makan-makan dan minum-minum yang tak jarang terkesan diada-adakan oleh sebagian keluarga.

    Terminologi yang Salah

    Terminologi Idul Fitri seperti ini harus dijauhi dan dibenahi, sebab selain kurang mengekspresikan makna idul fitri sendiri juga terdapat makna yang lebih mendalam lagi. Idul Fitri seharusnya dimaknai sebagai ‘Kepulangan seseorang kepada fitrah asalnya yang suci‘ sebagaimana ia baru saja dilahirkan dari rahim ibu. Secara metafor, kelahiran kembali ini berarti seorang muslim selama sebulan melewati Ramadhan dengan puasa, qiyam, dan segala ragam ibadahnya harus mampu kembali berislam, tanpa benci, iri, dengki, serta bersih dari segala dosa dan kemaksiatan.

    Makna Idul Fitri yang Sebenarnya

    Idul Fitri berarti kembali kepada naluri kemanusiaan yang murni, kembali kepada keberagamaan yang lurus, dan kembali dari segala kepentingan duniawi yang tidak Islami, Inilah makna Idul Fitri yang asli.

    Kesalahan Besar

    Adalah kesalahan besar apabila Idul Firi dimaknai dengan ‘Perayaan kembalinya kebebasan makan dan minum‘ sehingga tadinya dilarang makan di siang hari, setelah hadirnya Idul Fitri akan balas dendam, atau dimaknai sebagai kembalinya kebebasan berbuat maksiat yang tadinya dilarang dan ditinggalkan kemudian. Karena Ramadhan sudah usai maka keniaksiatan kembali ramai-ramai digalakkan.
    Ringkasnya kesalahan itu pada akhirnya menimbulkan sebuah fenomena umat yang shaleh mustman, bukan umat yang berupaya mempertahankan kefitrahan dan nilai ketaqwaan.
    Ketika merayakan Idul Fitri setidaknya ada tiga sikap yang harus kitapunyai, yaitu:
    1. Rasa penuh harap kepada AllahSWT (Raja’). Harap akan diampuni dosa-dosa yang berlalu. Janji Allah SWT akan ampunan itu sebagai buah dari “kerja keras” sebulan lamanya menahan hawa nafsu dengan berpuasa.
    2. Melakukan evaluasi diri pada ibadah puasa yang telah dikerjakan. Apakah puasayang kita lakukan telah sarat dengan makna, atau hanya puasa menahan lapar dan dahaga saja Di siang bulan Ramadhan kitaberpuasa, tetapi hati kita, lidah kita tidak bisa ditahan dari perbuatan atau perkataari yang menyakitkan orang lain. Kita harus terhindar dari sabda Nabi SAW yang mengatakan banyakorangyang hanya sekedar berpuasa saja: “Banyak sekali orang yang berpuasa, yang hanya puasanya sekedar menahan lapar dan dahaga“.
    3. Mempertahankan nilai kesucian yang baru saja diraih. Tidak kehilangan semangat dalam ibadah karena lewatnya bulan Ramadhan, karena predikat taqwa sehantsnya berkelanjutan hingga akhir hayat. Firman Allah SWT: “Hai orang yang beriman, bertagwalah kepada Allah sebenar-benar taqwa kepada-Nya dan janganlah sekali-kati kamu mati melainkan dalam keadaan ber-agama Islam ” (QS. Ali Imran: 102).
    Sumber : Lembar Risalah An-Natijah No. 39/Thn. XIII

    Sepuluh hari Ketiga Bulan Ramadhan

    Diulas oleh Dunia Baca Kamis, 18 Agustus 2011 10 komentar

    Assalamualaikum Wr. Wb.
    Postingan kali ini adalah ulasan dari postingan sebelumnya yakni Sepuluh Hari Pertaman Bulan Ramadhan, dan Sepuluh Hari Ke dua Bulan Ramadhan dan kali ini saya akan menguraikan tentang Sepuluh Hari Ke Tiga Bulan Ramadhan.
    Fase 10 Hari Ke Tiga Bulan Ramadhan di sebut dengan IstfunMinannar (Pembebsan dari API Neraka)
    Suatu Ketika Para Sahabat Bertanya Kepada Rasullullah saw, YaRasullullah, apa sih sebenarnya keutamaan (kelebihan) Sholat Sunnat Tarwih Pada Bulan Ramadhan?,lalu Rasullullah pun menjawab sebagaimana   yang dijelaskan dalam sebuah hadist yang di riwayatkan oleh Saiyidian Ali(r.a), Kelebihan Sholat Sunnat Tarwih Pada bulan Ramadhan Adalah sbb :

    Malam ke 20 :
    Barang Siapa yang melaksanakan Sholat Sunnat Tarwih pada malam ke20 Ramadhan, maka ia mendapat pahala bagaikana pahalanya orang2 mati syahid dan orang2 Sholeh

    Malam ke 21 :
    Barang Siapa yang melaksanakan Sholat Sunnat Tarwih pada malamke 21 Ramadhan, maka dibangunkan oleh Allah khusus Istana untuknya dari cahaya yang berkilauan

    Malam ke 22 :
    Barang Siapa yang melaksanakan Sholat Sunnat Tarwih pada malam keMalam ke 22 Ramadhan, maka maka ia akan terhindar dari duka nestapa pada hari kiamat nanti.





    Malam ke 23 :
    Barang Siapa yang melaksanakan Sholat Sunnat Tarwih pada malam ke 23 Ramadhan, maka Allah buat khusus untuk nya kota (taman indah di Syurga)

    Malam ke 24 :
    Barang Siapa yang melaksanakan Sholat Sunnat Tarwih pada malam ke 24 Ramadhan, maka Akan di kabulkan oleh Allah swt 24 Macam do'anya

    Malam ke 25 :
    Barang Siapa yang melaksanakan Sholat Sunnat Tarwih pada malam ke 25  Ramadhan, maka Allah akan membebaskan nya dari Azab kubur

    Malam ke 26 :
    Barang Siapa yang melaksanakan Sholat Sunnat Tarwih pada malam ke 26 Ramadhan, maka ia akan mendapat pahala dari Allah swt untuk 40 tahun

    Malam ke 27 :
    Barang Siapa yang melaksanakan Sholat Sunnat Tarwih pada malam ke 27 Ramadhan, maka ia akan melewati titian Shirotal Mustaqim secepat kilat

    Malam ke 28 :
    Barang Siapa yang melaksanakan Sholat Sunnat Tarwih pada malam ke 28 Ramadhan, maka di tinggikan Derjat nya di Syurga 1000 derjat

    Malam ke 29 :
    Barang Siapa yang melaksanakan Sholat Sunnat Tarwih pada malam ke 29 Ramadhan, maka ia akan mendapat pahala dari Allah bagaikan 1000 kali pahala Naik Haji

    Malam ke 30 :
    Barang Siapa yang melaksanakan Sholat Sunnat Tarwih pada malam ke 30 Ramadhan, maka Allah Berfirman kepada nya
    • Makanlah olehmu buah buahan Syurga

    • Mandilah kamu dengan Air Salsabil

    • Minumlah oleh mu Air Al-Kautsar

    • Aku lah tuhan mu dan engkau lah hamba ku

    Subhaanallah, begitu besar dan Agung nya pahala Sholat Tarwih sahabat, lalu apakah kita hanya melewatinya, tampa ikut melaksanakan setiap malam Ramadhan? itu tergantung sahabat masing2.

    Sepuluh hari Ketiga Bulan Ramadhan

    Diulas oleh Dunia Baca 7 komentar

    Assalamualaikum Wr. Wb.
    Postingan kali ini adalah ulasan dari postingan sebelumnya yakni Sepuluh Hari Pertaman Bulan Ramadhan, dan Sepuluh Hari Ke dua Bulan Ramadhan dan kali ini saya akan menguraikan tentang Sepuluh Hari Ke Tiga Bulan Ramadhan.
    Fase 10 Hari Ke Tiga Bulan Ramadhan di sebut dengan IstfunMinannar (Pembebsan dari API Neraka)
    Suatu Ketika Para Sahabat Bertanya Kepada Rasullullah saw, YaRasullullah, apa sih sebenarnya keutamaan (kelebihan) Sholat Sunnat Tarwih Pada Bulan Ramadhan?,lalu Rasullullah pun menjawab sebagaimana   yang dijelaskan dalam sebuah hadist yang di riwayatkan oleh Saiyidian Ali(r.a), Kelebihan Sholat Sunnat Tarwih Pada bulan Ramadhan Adalah sbb :

    Malam ke 20 :
    Barang Siapa yang melaksanakan Sholat Sunnat Tarwih pada malam ke20 Ramadhan, maka ia mendapat pahala bagaikana pahalanya orang2 mati syahid dan orang2 Sholeh

    Malam ke 21 :
    Barang Siapa yang melaksanakan Sholat Sunnat Tarwih pada malamke 21 Ramadhan, maka dibangunkan oleh Allah khusus Istana untuknya dari cahaya yang berkilauan

    Malam ke 22 :
    Barang Siapa yang melaksanakan Sholat Sunnat Tarwih pada malam keMalam ke 22 Ramadhan, maka maka ia akan terhindar dari duka nestapa pada hari kiamat nanti.





    Malam ke 23 :
    Barang Siapa yang melaksanakan Sholat Sunnat Tarwih pada malam ke 23 Ramadhan, maka Allah buat khusus untuk nya kota (taman indah di Syurga)

    Malam ke 24 :
    Barang Siapa yang melaksanakan Sholat Sunnat Tarwih pada malam ke 24 Ramadhan, maka Akan di kabulkan oleh Allah swt 24 Macam do'anya

    Malam ke 25 :
    Barang Siapa yang melaksanakan Sholat Sunnat Tarwih pada malam ke 25  Ramadhan, maka Allah akan membebaskan nya dari Azab kubur

    Malam ke 26 :
    Barang Siapa yang melaksanakan Sholat Sunnat Tarwih pada malam ke 26 Ramadhan, maka ia akan mendapat pahala dari Allah swt untuk 40 tahun

    Malam ke 27 :
    Barang Siapa yang melaksanakan Sholat Sunnat Tarwih pada malam ke 27 Ramadhan, maka ia akan melewati titian Shirotal Mustaqim secepat kilat

    Malam ke 28 :
    Barang Siapa yang melaksanakan Sholat Sunnat Tarwih pada malam ke 28 Ramadhan, maka di tinggikan Derjat nya di Syurga 1000 derjat

    Malam ke 29 :
    Barang Siapa yang melaksanakan Sholat Sunnat Tarwih pada malam ke 29 Ramadhan, maka ia akan mendapat pahala dari Allah bagaikan 1000 kali pahala Naik Haji

    Malam ke 30 :
    Barang Siapa yang melaksanakan Sholat Sunnat Tarwih pada malam ke 30 Ramadhan, maka Allah Berfirman kepada nya
    • Makanlah olehmu buah buahan Syurga

    • Mandilah kamu dengan Air Salsabil

    • Minumlah oleh mu Air Al-Kautsar

    • Aku lah tuhan mu dan engkau lah hamba ku

    Subhaanallah, begitu besar dan Agung nya pahala Sholat Tarwih sahabat, lalu apakah kita hanya melewatinya, tampa ikut melaksanakan setiap malam Ramadhan? itu tergantung sahabat masing2.

    Download Software Penghitung Zakat

    Diulas oleh Dunia Baca Minggu, 14 Agustus 2011 22 komentar
    Assalamualaikum Wr. Wb.
    Download Software Penghitung Zakat - Sebagaimana kita semua tahu, Bahwa Allah SWT telah  mewajibkan zakat bagi seseorang yang harta nya telah mencapai batas diwajibkannya zakat selama satu tahun, bagi seorang muslim yang hartanya berlebih mencapai Nishabnya maka dia diwajibkan untuk menunaikan zakat atas hartanya tersebut. nah diantara kaum muslimin enggan untuk menunanikan zakat adalah karna minimnya pengetahuan apakah harta saya sudah masuk nisab atau belum?atas dasar itu saya coba sediakan link download software Penghitung Zakat buat sahabat Pembaca Semua.

    Langkah2 menghitung zakat:
    1. Hitung harta kita yang wajib di Zakati.
    2. Cek apakah jumlah harta Kita sudah mencapai nishab/batas minimal harta wajib zakat ataukah belum?. Untuk zakat emas atau uang nishabnya adalah senilai 85 gram emas murni.
    3. Jika harta tersebut sudah mencapai nishab maka ditunggu selama satu haul (1 tahun hijriyah), jika selama satu tahun hijriyah harta tersebut tidak berkurang dari nishab atau justru bertambah maka KIta wajib mengeluarkan zakat harta anda sebesar 2,5%.
    Penghitungan zakat dengan software Penghitung Zakat yg saya sediakan ini.
    1. memiliki harta yang sudah dimiliki selama 1 tahun hijriyah, sebagai berikut:
    • Uang tunai Rp 4.000.000,-
    • Tabungan Rp 13.000.000,-
    Berapakah zakatnya?
    Langkah pertama yang harus dilakukan kita menghitung nishab/batas minimal harta wajib zakat. Misal harga emas murni saat ini adalah Rp 250.000 maka:
    Nishab = 85 x 250.000 = Rp 21.250.000

    Apabila nilai harta tersebut belum mencapai nishab maka harta tersebut belum wajib di zakati. Jika suatu saat harta tersebut mencapai nishab misalnya 2 bulan kemudian, maka saat itulah mulai dihitung nisab dari harta tersebut, sehingga jika sudah berlalu satu tahun hijriyah dan jumlah harta tersebut tidak kurang dari nishab maka wajib dikeluarkan zakatnya.

    Oke Sobat mudah2an Bermanfaat, silahkan download

    Password Mediafire: m-wali.blogspot.com

    Download Software Penghitung Zakat

    Diulas oleh Dunia Baca 18 komentar
    Assalamualaikum Wr. Wb.
    Download Software Penghitung Zakat - Sebagaimana kita semua tahu, Bahwa Allah SWT telah  mewajibkan zakat bagi seseorang yang harta nya telah mencapai batas diwajibkannya zakat selama satu tahun, bagi seorang muslim yang hartanya berlebih mencapai Nishabnya maka dia diwajibkan untuk menunaikan zakat atas hartanya tersebut. nah diantara kaum muslimin enggan untuk menunanikan zakat adalah karna minimnya pengetahuan apakah harta saya sudah masuk nisab atau belum?atas dasar itu saya coba sediakan link download software Penghitung Zakat buat sahabat Pembaca Semua.

    Langkah2 menghitung zakat:
    1. Hitung harta kita yang wajib di Zakati.
    2. Cek apakah jumlah harta Kita sudah mencapai nishab/batas minimal harta wajib zakat ataukah belum?. Untuk zakat emas atau uang nishabnya adalah senilai 85 gram emas murni.
    3. Jika harta tersebut sudah mencapai nishab maka ditunggu selama satu haul (1 tahun hijriyah), jika selama satu tahun hijriyah harta tersebut tidak berkurang dari nishab atau justru bertambah maka KIta wajib mengeluarkan zakat harta anda sebesar 2,5%.
    Penghitungan zakat dengan software Penghitung Zakat yg saya sediakan ini.
    1. memiliki harta yang sudah dimiliki selama 1 tahun hijriyah, sebagai berikut:
    • Uang tunai Rp 4.000.000,-
    • Tabungan Rp 13.000.000,-
    Berapakah zakatnya?
    Langkah pertama yang harus dilakukan kita menghitung nishab/batas minimal harta wajib zakat. Misal harga emas murni saat ini adalah Rp 250.000 maka:
    Nishab = 85 x 250.000 = Rp 21.250.000

    Apabila nilai harta tersebut belum mencapai nishab maka harta tersebut belum wajib di zakati. Jika suatu saat harta tersebut mencapai nishab misalnya 2 bulan kemudian, maka saat itulah mulai dihitung nisab dari harta tersebut, sehingga jika sudah berlalu satu tahun hijriyah dan jumlah harta tersebut tidak kurang dari nishab maka wajib dikeluarkan zakatnya.

    Oke Sobat mudah2an Bermanfaat, silahkan download

    Password Mediafire: m-wali.blogspot.com

    Rukun Puasa yang sering Terlupakan

    Diulas oleh Dunia Baca Kamis, 11 Agustus 2011 17 komentar
    “yang”
    Rukun Puasa yang sering Terlupakan - Assalamualaikum Wr. Wb.
    Kepada Allah saya mohon Ampun jika sekirannya ada salah dan Kurang tepat dalam penyampaian judul ini. Judul Postingan saya kali ini adalah Rukun Puasa yang sering Terlupakan. saya angkat judul ini karna pengalaman dalam kehidupan sehari hari. kenapa saya angkat judul ini? kita semua tau apa yg dimaksud dengan Rukun?atau bahkan ada yg tidak tau sama sekali?. secara garis besar Rukun itu adalah sesuatu ibadah yang apa bila rukun nya di tinggalkan atau lupa maka ibadah tersebut batal atau tidak sah sama sekali, misalnya salah satu rukun Sholat adalah baca Surah Alfatihah, salah satu rukun Wudhu' adalah mencuci muka, apa bila salah satu dari rukun itu kita tinggalkan, maka tidak sah sholat dan Wudhu'. nah kali ini saya akan menguraikan tentang Rukun Puasa. yang mana cuma 2 saja, yakni : niat dan Menahan diri hal yang membatalkan Puasa mulai dari Terbitfajar sampai terbenam Matahari.

    1. Niat, Masalah niat ini lah yang sering di abaikan dan terlpakan oleh sebahagian orang, dan tidak menyadari bahwa kalau tidak baca niat puasanya sia sia saja, lalu kapan niat itu di baca?apakah hanya sekali saja di awal Ramadhan?misalnya berniat puasa untuk sebulan penuh?jawaban nya tidak, niat harus di baca setiap malam Ramadhan. apa dasarnya saya katakan seperti itu? kita lihat sebuah hadist Rasullullah,
    "Mallam yujmi'ssiyami Qoblal Fajri Falaa Shiyamalah" : Barang siapa yang tidak berniat puasa pada malam nya sebelum terbit Fajar, maka tiada puasa bagi nya"
    dengan dasar itu maka hendak lah setiap kita membaca niat Puasa setiap malam nya, boleh habis tarawih dan lebih baik sebelum melaksanakan makan Sahur.
    kemudian masalah Lafazd ataupun bacaan niat itu sendiri, itu boleh dengan bahasa kita sendiri, misalnya "aku berniat puasa esok hari di bulan Ramadhan fardhu atas ku karena Allahuta'ala." dan alangkah lebih bagus lagi dengan Bahasa Arab
    Nawaitu Shouma Ghadin, 'an adaa'i Fardhi Syahrii Ramadhaana, Haadzihissanaati Lillahi ta'ala.
    saya yakin masih banyak di antara kita yang tidak hafal niat tersebut, maka boleh menggunakan bahasa kita masing2 sebagaimana yg saya jelaskan di atas.

    2. Menahan diri dari yang membatalkan Puasa mulai dari terbit Fajar sampai Terbenam Matahari, nah kalau bagian yang ini saya yakin semua paham dan melaksanakan, cuma yang perlu saya tegaskan adalah masalah Niat tadi, agar jangan sampai lupa atau terlupa.
    oke sahabat, mudah2an bermanfaat hendak nya buat kita semua. dan Mudah2an Puasa yang kita lakukan pada Ramadhan tahun Ini tidak sia2. amin

    Rukun Puasa yang sering Terlupakan

    Diulas oleh Dunia Baca 13 komentar
    “yang”
    Rukun Puasa yang sering Terlupakan - Assalamualaikum Wr. Wb.
    Kepada Allah saya mohon Ampun jika sekirannya ada salah dan Kurang tepat dalam penyampaian judul ini. Judul Postingan saya kali ini adalah Rukun Puasa yang sering Terlupakan. saya angkat judul ini karna pengalaman dalam kehidupan sehari hari. kenapa saya angkat judul ini? kita semua tau apa yg dimaksud dengan Rukun?atau bahkan ada yg tidak tau sama sekali?. secara garis besar Rukun itu adalah sesuatu ibadah yang apa bila rukun nya di tinggalkan atau lupa maka ibadah tersebut batal atau tidak sah sama sekali, misalnya salah satu rukun Sholat adalah baca Surah Alfatihah, salah satu rukun Wudhu' adalah mencuci muka, apa bila salah satu dari rukun itu kita tinggalkan, maka tidak sah sholat dan Wudhu'. nah kali ini saya akan menguraikan tentang Rukun Puasa. yang mana cuma 2 saja, yakni : niat dan Menahan diri hal yang membatalkan Puasa mulai dari Terbitfajar sampai terbenam Matahari.

    1. Niat, Masalah niat ini lah yang sering di abaikan dan terlpakan oleh sebahagian orang, dan tidak menyadari bahwa kalau tidak baca niat puasanya sia sia saja, lalu kapan niat itu di baca?apakah hanya sekali saja di awal Ramadhan?misalnya berniat puasa untuk sebulan penuh?jawaban nya tidak, niat harus di baca setiap malam Ramadhan. apa dasarnya saya katakan seperti itu? kita lihat sebuah hadist Rasullullah,
    "Mallam yujmi'ssiyami Qoblal Fajri Falaa Shiyamalah" : Barang siapa yang tidak berniat puasa pada malam nya sebelum terbit Fajar, maka tiada puasa bagi nya"
    dengan dasar itu maka hendak lah setiap kita membaca niat Puasa setiap malam nya, boleh habis tarawih dan lebih baik sebelum melaksanakan makan Sahur.
    kemudian masalah Lafazd ataupun bacaan niat itu sendiri, itu boleh dengan bahasa kita sendiri, misalnya "aku berniat puasa esok hari di bulan Ramadhan fardhu atas ku karena Allahuta'ala." dan alangkah lebih bagus lagi dengan Bahasa Arab
    Nawaitu Shouma Ghadin, 'an adaa'i Fardhi Syahrii Ramadhaana, Haadzihissanaati Lillahi ta'ala.
    saya yakin masih banyak di antara kita yang tidak hafal niat tersebut, maka boleh menggunakan bahasa kita masing2 sebagaimana yg saya jelaskan di atas.

    2. Menahan diri dari yang membatalkan Puasa mulai dari terbit Fajar sampai Terbenam Matahari, nah kalau bagian yang ini saya yakin semua paham dan melaksanakan, cuma yang perlu saya tegaskan adalah masalah Niat tadi, agar jangan sampai lupa atau terlupa.
    oke sahabat, mudah2an bermanfaat hendak nya buat kita semua. dan Mudah2an Puasa yang kita lakukan pada Ramadhan tahun Ini tidak sia2. amin

    10 Hari Ke Dua Bulan Ramadhan

    Diulas oleh Dunia Baca Selasa, 09 Agustus 2011 15 komentar
    “yang”
    Assalamualaikum Wr. Wb.
    Postingan kali ini adalah ulasan dari postingan sebelumnya yakni Sepuluh Hari Pertaman Bulan Ramadhan, dan kali ini saya akan menguraikan tentang Sepuluh Hari Ke Dua Bulan Ramadhan.
    Fase 10 Hari Ke Dua Bulan Ramadhan di sebut dengan Malam Maghfiroh.
    Suatu Ketika Para Sahabat Bertanya Kepada Rasullullah saw, YaRasullullah, apa sih sebenarnya keutamaan (kelebihan) Sholat Sunnat Tarwih Pada Bulan Ramadhan?,lalu Rasullullah pun menjawab sebagaimana   yang dijelaskan dalam sebuah hadist yang di riwayatkan oleh Saiyidian Ali(r.a), Kelebihan Sholat Sunnat Tarwih Pada bulan Ramadhan Adalah sbb :

    Malam kesebelas :
    Barang Siapa yang melaksanakan Sholat Sunnat Tarwih pada malam kesebelas Ramadhan, maka ia akan keluar dari dosa dosa sebagaimana ia baru di lahirkan.

    Malam Keduabelas :
    Barang Siapa yang melaksanakan Sholat Sunnat Tarwih pada malam ke duasebelas Ramadhan, maka ia akan datang pada Hari Kiamat dalam ke adaan muka yang bercahaya karna pengaruh Ibadahnya 


    Malam Ketigabelas :
    Barang Siapa yang melaksanakan Sholat Sunnat Tarwih pada malam ketigabelas Ramadhan, maka maka ia akan datang pada hari kiamat dalam ke adaan sentosa, terlepas dari segala kejelekan dan keburukan

    Malam Ke empatbelas :
    Barang Siapa yang melaksanakan Sholat Sunnat Tarwih pada malam ke empatbelas Ramadhan, maka malaikat akan datang dan menyaksikan nya melaksanakan sholat Tarwih serta Allah akan melindunginya pada Hari Kiamat

    Malam Ke Limabelas :
    Barang Siapa yang melaksanakan Sholat Sunnat Tarwih pada malam limabelas Ramadhan, maka semua malaikat yang menanggung Arsy berselawat kepada nya dan memohonkan ampun atas dosa2.

    Malam Ke Enambelas :
    Barang Siapa yang melaksanakan Sholat Sunnat Tarwih pada malam ke enambelas Ramadhan, maka Allah akan menulis kan kepada nya terlepas dan Azab Neraka dan di masukkan ke Syurga nya Allah.

    Malam Ke Tujuhbelas :
    Barang Siapa yang melaksanakan Sholat Sunnat Tarwih pada malam ke tujuhbelas Ramadhan, maka pahala sholat arwih nya pada malam itu disamakan derjat nya dengan pahala para Nabi

    Malam Ke delapanbelas :
    Barang Siapa yang melaksanakan Sholat Sunnat Tarwih pada malam kedelapanbelas Ramadhan, maka Para Malaikat Berseru kepada nya : hai hamba Allah, sesungguhnya Allah SWT telah redha kepada mu, dan kepada ibu bapak mu baik yg masih hidup maupun yang sudah mati.

    Malam Ke Sembilanbelas :
    Barang Siapa yang melaksanakan Sholat Sunnat Tarwih pada malam ke sembilanbelas Ramadhan, maka ia akan menaikkan Derjatnya dalam Syurga Firdaus

    Malam ke dua Puluh :
    Barang Siapa yang melaksanakan Sholat Sunnat Tarwih pada malam ke duapuluh Ramadhan, maka Allah akan mengkaruniakan kepadanya pahala orang2 yang mati syahid dan pahala orang2 sholeh.

    Bersambung.........