Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan

Contoh Pidato Bahasa Inggris

Diulas oleh Dunia Baca Senin, 06 Februari 2012 0 komentar
Contoh Pidato Bahasa Inggris | berikut Contoh Pidato Bahasa Inggris | Contoh Naskah Pidato Bahasa Inggris |
Contoh Naskah Pidato Bahasa Inggris tentang Global Warming (English Version).
There is little doubt that the planet is warming. Over the last century, the planets temperature has risen by around 1 degree fahrenheit (0.6 of a degree celsius). The warmest since the mid 1800’s was the 1990s. The hottest years recorded were 1997, 1998, 2001, 2002, 2003.

The United Nations panel on climate change projects that the global temperatures will rise 3-10 degrees fahrenheit by the century’s end – enough to have the polar caps all but melted. If the ice caps melt, a vast majority of our countries borders will be under water. Monuments and great buildings, as well as homes and lives will be under water, including New York City.

So now we know what some of the causes are for global warming, how can we as individuals do our part to help save the planet?

The answer is simpler than you may think. You don’t have to go miles away from home to protest, or spend masses of money. If you try to follow the few simple steps that I shall now give you, you will have started to help us all.

Firstly, plant a tree. This could be easier than it sounds. Join or help out a local wildlife group and ask to plant a tree. Trees, when fully grown, will help keep the planet cooler. On the same point, you could protest against the demolition of the rainforests. This is the same principle, we need the trees to cool our planet and yet they are chopping them down to create roads or homes.

Something as simple as walking instead of taking the car will help reduce pollution. As well as stopping pollution, you are giving yourself exercise, something important for our bodies. So the next time you get into your car, or your motorbike, think – do I have to make this journey by vehicle or can I walk?

When you are at home, and your getting a little cold. Put a jumper on and do not adjust the heating. The extra heat produced by our homes also affects the planet. So try wearing an extra layer in winter.

If possible, buy your fruit and vegetables from local suppliers. And try to avoid imported goods. The more foreign food that we import the more pollution from aeroplanes and boats it will create.

Keeping to the speed limit can also help the environment. The more you speed the more petrol you are going to use, making the pollution higher. Also, SUV’s make about six times their own weight in CO2 each year. A small efficient diesel car covering the same distance not only uses much less fuel; it makes two thirds less.

If possible use solar energy, after all it is free; all you need to buy is the equipment. You can get much of your hot water and heating from the sun and even generate electricity.

Reduce, reuse and recycle. Only buy what you need; don’t stock the cupboards with things you may or may not use. Reuse whatever you can, like containers and paper, and recycle what you cannot reuse. It really is as simple as that.

Finally turning off unused sources of power such as televisions and heaters will help the environment, as well as save you money.

If everybody stuck to these rules, we would be doing a great thing by protecting the earth. So please take into consideration what I have said, and try to do your part. After all, it will be our next generation that will feel the effects.

Source : http://www.presentationmagazine.com/

Contoh Pidato Bahasa Inggris Tentang Pendidikan

Diulas oleh Dunia Baca 0 komentar
Contoh Pidato Bahasa Inggris Tentang Pendidikan | ini dia Contoh Pidato Bahasa Inggris Tentang Pendidikan. tentunya buat sobat yang butuh Pidato tentang Pendidikan dalam bahasa Inggris.
Assalamu’alaikum Wr.Wb.
Firstly, I would like to say thank you very much for the MC and juries who have given me
opportunity to deliver this English speech.
Ladies and Gentlemen;
It is a great honor for me to stand here and give a brief speech entitled “Formal Education
in Indonesia”
Brothers and Sisters;
Education system in our country is divided into two major parts, they are formal and
non-formal. A formal education is divided into three levels: primary, secondary and
tertiary education. While non-formal education is carried out for the learners who get
difficulties to meet the requirements in formal education. An example of non-formal
education is PLS (Pendidikan Luar Sekolah). Both formal and non-formal education aim
at establishing the education process in our country.

Ladies and Gentlemen;
As I have stated previously, formal education involves three levels: primary, secondary
and tertiary education. Before entering primary or elementary school, children in our
country usually have attended kindergarten, or known as Taman Kanak-kanak. But this
education is not compulsory for Indonesian citizens, as the aim of this is just to prepare
them for primary school.

Children ages 7–12 attend primary education at Elementary School or Sekolah Dasar.
This level of education is compulsory for all Indonesian citizens. Similar to education
systems in the U.S. and Australia, students must study for six years to complete this level.
Some schools offer an accelerated learning program, where students who perform well
can finish elementary school in five years.
The next level is secondary education. After graduating from elementary school, students
attend Middle School or Junior High School (Sekolah Menengah Pertama) for three years
from the age of 13-15. After three years of schooling and graduation, students may move
on to Senior High School. In Indonesia, this school is basically divided into two kinds:
SMA (Sekolah Menengah Atas) and SMK (Sekolah Menengah Kejuruan). SMA is
different with SMK in their studies. The students at SMA are prepared to advance to
tertiary education or university, while students of SMK as a vocational school are
prepared to be ready to work after finishing their school without going to
university/college.
The last level of education in our country is tertiary education. Students who have
graduated from senior high school may attend to university or academy. They can choose
any kinds of university or academy based on their interests or scopes of knowledge, for
example majoring in English, Mathematics, or teacher training university.

Ladies and Gentlemen;
Brothers and Sisters;
I think that’s all my speech. I hope my brief description on the formal education in our
country will be useful for us.
Finally, I would like to say sorry if there are mistakes in my speech words.
Thank you very much for your attention.
Wassalamu’alaikum Wr.Wb.

Semoga Bermanfaat

dikutip Dari : niamblog.com

Contoh Naskah Pidato Tentang Korupsi

Diulas oleh Dunia Baca 0 komentar
Contoh Naskah Pidato Tentang Korupsi |oke langsung saja tampa banyak cuap2, Berikut Contoh Naskah Pidato Tentang Korupsi|
Assalaamu’alaikum Warahmatullaahi Wabarakaatuh.
Suatu kehormatan yang besar bagi kami memperoleh kesempatan menyampaikan Pidato Kebudayaan “Negara Versus Korupsi: Mencari Indonesia dalam Agama dan Kebudayaan” di Taman Ismail Marzuki. Terlebih lagi, kesempatan ini diberikan di dalam sepertiga akhir bulan mulia Ramadhan 1425 H.
Saat dimana kita kian mendekatkan diri kepada-Nya sembari berkaca diri terhadap pencapaian moral spiritual individual dan kesalehan sosial kita. Untuk kehormatan yang membahagiakan ini kami sampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Dewan Kesenian Jakarta, yang telah memelihara suatu tradisi positif untuk menciptakan kedekatan hubungan rakyat dengan rakyat dan rakyat dengan pemimpin.
Usaha ini perlu dipelihara dan didorong terus, mengingat makin berjaraknya hubungan keduanya. Dus, karena berjaraknya hubungan ini, isu-isu dan agenda bangsa menjadi elitis kian menjauh dari kepentingan kalangan akar rumput. Tradisi tatap muka ini, sangat mungkin menghadirkan kehangatan bersosialisasi, sekaligus memberi kesempatan para pemimpin untuk belajar langsung dari kebersahajaan rakyatnya.
Para hadirin dan hadirat yang terhormat, para budayawan, para seniman, para aktivis, para cendekiawan, para mahasiswa dan kawan-kawan tercinta,
Dalam kesempatan yang terhormat dan penuh kebahagian ini, sungguh tepat bila kita merenungkan sejenak perjalanan reformasi yang mengamanatkan demokratisasi , pemberantasan korupsi, perbaikan ekonomi dan jaminan keamanan. Perihal proses demokratisi, kita bersyukur kepada Allah SWT, karena rakyat telah berhasil melaksanakan pemilu legislatif, DPD dan pemilihan presiden langsung ; suatu tradisi berdemokrasi yang begitu penting dan akan menentukan nasib bangsa dan negara kita.
Harus diakui secara jujur, perjalanan nasib bangsa dan negara kita telah mengalami berbagai musim pancaroba dan gelombang pasang surut yang melahirkan harapan sekaligus kecemasan. Kecemasan yang mendalam selama sewindu krisis multidimensi ini bahkan berimbas pada krisis identitas bangsa. Taufiq Ismail (2003) secara sinis memotret kondisi ini dalam, “Tak Tahu Aku Apa Jati Diriku Kini”:
Kita hampir paripurna jadi bangsa porak poranda,
terbungkuk dibebani hutang dan merayap melata sengsara didunia
Untuk bisa bertahan berakal waras saja di Indonesia kini, sudah untung
Pergelanggan tangan dan kaki Indonesia diborgol di ruang tamu Kantor
Pegadaian Jagat Raya, dan dipunggung kita kaos oblong dicap sablon
besar-besar : Tahanan IMF dan Bank Dunia.
Kita sudah jadi bangsa kuli dan babu di dunia,
diusir pula di tangga pelabuhan,
terapung-apung di lautan,
Kita sudah tidak merdeka lagi.
Indonesia sudah masuk ke dalam masa kolonialisme baru,
dengan penjajah yang banyak negara sekaligus,
Nilai-nilai luhur telah luluh lantak,
berkeping-keping dan hancur,
berserakan di kubangan Lumpur,…”
Senada dengan gambaran di atas, dalam bahasa lain yang futuristik, pujangga Ronggowarsito (1802-1873) menulis “Serat Kalatidha” memprediksi munculnya “jaman edan”, suatu masa krisis sebuah bangsa. Secara bijak, pujangga ini menasihati kita agar tetap “eling” dan “waspada”.
Amenangi jaman edan ,ewuh aya ing pambudi
melu edan ora tahan
yen tan melu anglakoni,boya kaduman melik
kaliren wekasanipun
Ndilallah karsa Allah
Sakbeja-bejane kang lali
luwih beja kang eling lawan waspada..
Para hadirin dan hadirat yang berbahagia,
Masalah korupsi telah menjadi bagian tak terpisahkan dari tubuh bangsa ini. Ia telah menjalar sebagai budaya sekaligus penyakit akut bagai virus ganas yang aktif menggerogoti ke sekujur tubuh negara. Ia bukan lagi bisul yang bisa ditutup-tutupi. Sungguh ironis, sebagai bangsa yang berbudaya luhur dan beragama –bahkan menempatkan Ketuhanan Yang Maha Esa sebagai pilar pertama dasar negara- juara pertama korupsi justru kita sandang. Berbagai indikator “olimpiade korupsi” diselenggarakan oleh lembaga asing semacam Transparancy International (TI) dan Political Economic Risk Consultancy (PERC), menempatkan RI sebagai ‘pemenang’.
Dampak praktik korupsi begitu jelas telah memporak-porandakan bangsa kita. Studi Rose Ackerman (1999) menunjukkan bahwa negara-negara dengan tingkat korupsi yang tinggi memiliki tingkat kepercayaan yang rendah terhadap institusi-institusi publik. Ini berakibat lanjut pada pudarnya komitmen warga pada proyek kolektif dan perilaku warga, memacu tingkat kriminalitas dan disorganisasi sosial. Secara lebih khusus, laporan UNSFIR (United Nations Support for Indonesia Recovery, 2000) menyatakan bahwa keterlambatan Indonesia untuk melakukan pemulihan (recovery) pasca krisis yang menimpa Asia sejak 1997 juga akibat meluasnya korupsi di sektor publik
Sedangkan, Della Porta (2000) menengarai bahwa korupsi merupakan sebab dari buruknya kinerja pemerintahan. “Korupsi membawa buruk kinerja pemerintahan, dan buruknya kinerja pemerintahan merangsang warga negara untuk mengembangkan praktik-praktik penyuapan untuk mempermudah urusan atau mempengaruhi proses pengambilan keputusan, yang pada gilirannya kian menyuburkan praktik korupsi. Pada akhirnya, tingginya tingkat korupsi menimbulkan rendahnya tingkat kepercayaaan terhadap demokrasi.” Dengan kata lain, meminjam istilah Yudi Latif (2002), korupsi sangat erat dengan delegitimasi politik. Walhasil, pemerintahan yang koruptif akan menuai delegitimasi politik yang tidak menguntungkan sama sekali dengan demokrasi.
Para hadirin dan hadirat yang berbahagia,
Relasi agama dan pemberantasan korupsi dapat disederhanakan sebagai, “prestasi negara yang bangsanya religius akan lebih baik dalam pemberantasan korupsi”. Apabila yang terjadi sebaliknya, kita tidak serta merta menunjuk kesalahan terletak pada an sich agama, namun pada penghayatan keberagamaan masyarakat. Sangat gamblang, semua agama melarang perbuatan korupsi. Tetapi, mengapa orang beragama masih terjerumus pada tindakan yang dimusuhi agama? Salah satu jawabannya ada
lah tercerabutnya penghayatan terhadap visi agama yang luhur dalam praksis sosial sehari-hari. Sebagian kita masih lebih mementingkan kesalehan individual, dan kehilangan elan kesalehan sosial. Disinilah dibutuhkan peran keteladanan para pemimpin nasional untuk menegakkan kualitas spiritual bangsa, memupuk kualitas moral dan meningkatkan harkat martabat bagsa , menjadi krusial.
Kita menaruh harapan besar pada upaya pemberantasan korupsi sebagaimana telah dijanjikan oleh presiden terpilih Susilo Bambang Yudhoyono yang kini bekerja keras dengan kabinet Indonesia Bersatu. Selain keberadaan berbagai perundangan untuk penyelenggaraan tata pemerintahan yang bebas KKN, rencana program 100 hari dengan terapi kejut seperti me”Nusakambang”kan para koruptor patut kita apresiasi dan tunggu pengejawantahannya. Larangan yang diserukan Komite Pemberantasan Korupsi supaya pejabat tidak menerima parsel juga merupakan angin segar pertanda mulai muncul gerakan mengurangi masuknya pintu-pintu budaya KKN.
Jauh sebelum hingar bingar Pemilu, ormas tertua di Indonesia, Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah bersama-sama telah mengikat janji untuk bahu membahu memerangi budaya korupsi. Kita juga bersyukur dengan maraknya jaringan lembaga-lembaga swadaya masyarakat atau organisasi non pemerintah sejak beberapa tahun silam membentuk koalisi anti korupsi di setiap kabupaten dan provinsi melalui Gerakan Rakyat Anti Korupsi (GeRAK).
Meskipun perlu terus mengkritisi efektivitas gerakan populis tersebut, kita berharap ormas-ormas lain untuk terlibat aktif dan kreatif menyambut semangat perang memberantas korupsi. Secara moral, lembaga dan ormas keagamaan memiliki otoritas menyerukan kepada institusi maupun individu anggotanya untuk menolak keras setiap sumbangan haram yang terindikasikan korupsi. Seruan atau slogan-slogan pemberantasan budaya korupsi seyogianya selalu dikelola secara cerdas dan berkesinambungan, mengimbangi kampanye konsumtivisme, hedonisme dan materialisme yang setiap hari gencar mengepung pemirsa lewat berbagai media massa.
Alangkah indahnya membayangkan sinergi agama dan negara dalam pemberantasan korupsi; penegakkan hukum yang adil tanpa pandang bulu dilakukan pemerintah , sementara penghayatan keberagamaan melalui keteladanan para pemimpin dijalankan secara nyata, bukan sekedar wacana belaka.
Dengan begitu agama benar-benar mampu menjadi kekuatan solutif bagi problema bangsa dan selalu mengedepankan azas manfaat (utility). Agama seyogianya menjadi ujung tombak yang merekatkan seluruh umat untuk saling mengokohkan eksistensi bangsa dalam memberantas korupsi. Ini sekaligus menepis anggapan negatif bahwa agama menjadi sumber konflik dan teror. Kita patut mendorong fungsi profetik agama yang mengedepankan supremasi hukum, proses demokratiasai dan memerangi korupsi. Fungsi ini hendaknya ditumbuh kembangkan secara partisipatoris dan dialogis mengingat pluralisme dalam kebangsaan kita. Jadi, tidak dibenarkan oleh agama atau hukum positif manapun, upaya pengurasakan secara sepihak terhadap tempat-tempat atau simbol kemaksiatan tanpa mengindahkan dampak yang muncul sebagai akibatnya.
Terdapat ungkapan ‘the fish rots from the head’, ikan membusuk dari kepala. Dalam kalimat lain dinyatakan, ‘Bayangan selalu mengikuti sang badan’. Intinya adalah budaya paternalistik kita masih kuat. Rakyat cenderung melihat contoh dari apa yang dilakukan pemimpinnya. Karenanya, budaya paternalistik ini seyogianya mampu kita kelola untuk merekonstruksi perubahan mental pada elitnya. Jika para elit pimpinan bangsa menghendaki perubahan, perubahan itu pun harus dimulai dari pucuk pimpinan. Mustahil mengharapkan muncul perubahan budaya melawan korupsi, apabila elit pemimpin justru merasa nyaman dengan praktik tersebut. Mustahil mengharap negara berani membersihkan koruptor jika pemimpin kita membiarkan inefisiensi birokrasi tetap terjadi.
Kebersahajaan, kebersihan dan kepedulian merupakan contoh-contoh ajaran mulia setiap agama untuk diperbincangkan sekedar sebuah idiologi. Semua ini bisa dipraktikkan sehari-hari, dan alangkah indahnya jika dimulai dari para pemimpin kita yang memiliki kedudukan sangat penting di dalam masyarakat, dan karenanya mempunyai pengaruh yang luas dalam masyarakat.
Pada dasarnya, semua agama mengajarkan idealisme yang baik bagi penganutnya. Idealisme seperti bersahaja, bersih dan peduli jika dikerjakan dari yang kecil-kecil oleh pemimpin-pemimpin besar kita, maka merupakan bagian dari pengobatan penyakit sosial seperti korupsi.
Pemimpin yang peduli tidak akan membiarkan kemungkaran terjadi di depan mata mereka. Mereka tidak saja menjaga fisik dan lingkungan sosial yang bersih, namun lebih dari itu kebersihan moral dan nurani akan selalu dipelihara. Mereka merasa kepemimpinan adalah amanah yang harus dijunjung tinggi, namun tetap dengan sikap bersahaja terhadap rakyat yang dipimpinnya. Mereka yang bersahaja akan jauh dari sikap tamak yang selalu menginginkan kelebihan materialisme dan hedonisme, -sumber godaan melakukan korupsi-.
Kebesaran seorang tokoh pemimpin yang bersahaja, bersih dan peduli tidak datang secara sekejap dan tiba-tiba. Ia terlahir dari proses transformasi nilai yang lama ditempa sejak dini dalam lingkungan keluarga. Transformasi nilai tidak datang mendadak dalam kuliah-kuliah di perguruan tinggi atau lembaga-lembaga pendidikan formal. Kepuasan kita selama ini hanya pada verbalisme (Nurcholish Madjid, 2004) Yaitu perasaan telah berbuat sesuatu karena karena telah mengucapkannya sehari-hari. Seolah-olah kalau kita bicara kitab suci, sabda Tuhan, sabda Allah, dan suri tauldan para Rasul, para nabi, para aulia itu semuanya sudah selesai (Mohamad Sobary, 2004). Kebersahajaan, kebersihan dan kepedulian tidak akan terwujud hanya karena dikatakan dan dibicarakan setiap hari –betapapun kita sering dan rajinnya melakukan –melainkan harus dengan tindakan keteladanan yang berani, teguh dan istiqamah. “Mengapa kamu semua mengatakan sesuatu yang kamu sendiri tidak mengerjakannya?! Sungguh besar dosanya di sisi Allah bahwa kamu mengatakan sesuatu yang kamu sendiri tidak mengerjakannya”
Kalau kita tengok sejarah, transformasi nilai yang dialami tokoh-tokoh pemimpin berawal dari didikan sejak kecil pada keluarga mereka. Di rumah tangga, patut diadakan dialog-dialog tata nilai atau ajaran yang meskipun normatif, tidak melulu diajarkan secara normatif. Diperlukan pendekatan secara dialektis dalam keluarga sehingga terlatih jika ada bandingan-bandingan. Ketika orang bicara bersih dan bersahaja, maka bersih dan bersahaja tidak bisa dijejalkan kepada anak sebagai sesuatu yang jadi. Ketika masih kanak-kanak kita tentu hapal bahwa kebersihan sebagian dari iman, namun bagaimana kebersihan sebagian dari iman itu supaya tidak tinggal kata-kata.
Secara singkat dapat disimpulkan, kita menginginkan pemimpin bersahaja, bersih dan perduli bukan karena kebetulan bersahaja, bersih dan perduli. Namun karena bersahaja yang betul, tidak karena kebetulan. Bersih dan perduli pun yang betul, bukan karena kebetulan. “Tugas kebudayaan bangsa kita mengubah, mentransformasi segala hal apakah itu wisdom, apakah itu nilai-nilai dan semua perangkat ajaran dari
tataran normatif menjadi tataran yang menyejarah, membuat orang-orang jujur itu jujur menyejarah.” (M. Sobary, 2004) .Barangkali inilah saatnya tatkala elit pemimpin kita justru perlu belajar dari kebersahajaan, kebersihan dan kepedulian dari rakyatnya.
Keteladanan yang berani, teguh dan istiqamah termasuk nilai budaya yang kita ingin transformasikan sehingga menjadi gerakan nyata baik di tingkat elit pemimpin atau rakyat. Keteladan yang berani dapat muncul oleh karena kesadaran ketuhanan yang merata. Menurut Moh. Iqbal:
“The sign of a kafir is that he is lost in horizon, while the sign of a mukmin is that the horizon lost in him”
Para hadirin dan hadirat yang berbahagia,
Sesuai dengan pasal 32 UUD 1945 yang telah diamendemen, salah satu tugas kebudayaan kita juga adalah mendorong pluralisme budaya. Negara memajukan kebudayaan nasional dengan tetap menjamin kemerdekaan masyarakat dalam melestarikan dan mengembangkan nilai-nilai kebudayaanya. Selanjutnya, negara menghormati dan memelihara bahasa daerah sebagai kekayaan budaya nasional. Kemajemukan budaya ini harus kita terus dorong tanpa perlu terjebak pada etnosentrime sempit sehingga warisan adi luhung nenek moyang kita tetap eksis di tengah-tengah pertempuran global elemen budaya asing.
Salah satu warisan adi luhung yang cukup relevan kita pelihara adalah wasiat Ronggowarsito. Di tengah zaman “edan”, ketika budaya korupsi sudah mewabah demikian dahsyat, nasihat untuk“eling” dan “waspodo” dapat dikontekstualisasi dengan apa yang menjadi nilai-nilai kebangsaan di dalam UUD 1945.
Kita diharapkan ‘eling’ bahwa bangsa ini memiliki potensi untuk bangkit dan bersaing dengan budaya bangsa lain (global). Kita menyadari , ‘eling’ sepenuhnya bahwa dengan kesederhanaan ketika masa perjuangan mampu menghantarkan bangsa ini merdeka dari penjajah.
“Waspodo” dapat dimaknai agar kita menghadirkan kesadaran penuh tentang jati diri bangsa yang tidak ingin tereduksi justru karena budaya korupsi. Secara sederhana, budaya ‘waspodo’ telah ditunjukkan oleh rakyat kita dalam Pemilu 2004 silam. Budaya ‘money politics’ sudah berkurang tidak seperti dikhawatirkan banyak pihak.
Wallahua’lam bishowaab,
Wabillahitaufik wal hidaayah,
Wassalaamu’alaikum Warahmatullaahi Wabarakaatuh.
Contoh Naskah Pidato Tentang Korupsi
Sumber : www.google.com

SMS Ucapan Selamat Ulang Tahun

Diulas oleh Dunia Baca 1 komentar
SMS Ucapan Selamat Ulang Tahun | jika sobat butuh SMS Ucapan Selamat Ulang Tahun, nah saya sediakan di sini, tidak dapat di pungkiri Hal yang enak saat ada saudara, teman, pacar yang sedang ulang tahun adalah memberi ucapan selamat lewat sms, karena dengan memberikan ucapan selamat ulang tahun dia yang sedang ultah akan sangat merasa diperhatikan dan tentunya membuat dia senang, betul tidak?.

nah untuk itu saya sudah menyediakan sms ucapan selamat ulang tahun untuk sobat, yang bisa sobat kirimkan kepada mereka yang sedang mengadakan acara ulang tahun, ini saya cuplik dari berbagai sumber.

sucikan diri dengan wudhu..
bersih kan jiwa dengan shalat…
sucikan hati dengan ke ikhlasan..
sucikan usia dengan cinta mu..
selamat ulang tahun darling..
I loV3 U ForeVeR..

“Beloved,today is the day when u’re born.the day that I thanks to God because u were born with those sweet smile, lovely face,and kindness heart.And I’m so happy today because u’re mine,and I will Love u with all my heart.Maybe I’m not so perfect because sometimes i make u cry, but all i can give is my trust,and my love for u.I’m yours.Happy Birthday my dear,wish u all the best in this world.”

gag penting apa yg akan aku bilang…
lebih bermakna apa yg akan aku lakuin n kasih liat buat kamu…
hepi bday cintaku sayang….
smoga bday kamu taun berikutnya kita masih ttp sama2

* Special Buat Mantan )
gw baru inget kalo hari ini ultah lu,dan gw gak ada maksud apa2,berhubung karena lu pernah ada melengkapi hidup gw,gw mau ucapin selamat ultah,semoga segala yg terbaik terjadi kepada lu.hubungan cinta emang uda berakhir,tapi gw harap hub pertemanan gak akan berakhir,gw gak pernah dendam ataupun benci,apa yg udah terjadi itu emang harus terjadi,baik itu dari lu ataupun org lain.sekali lagi met ultah ya..take care always

Selamat Ulang Tahun yah, semoga aku menjadi orang terakhir yang ngucapinnya karena aku ingin menjadi yang terakhir yang menjadi pendampingmu.

Mungkin hari hujan ketika kamu dilahirkan
namun sesungguhnya itu bukan hujan
itu adalah langit yang sedang menangis
karena ia telah kehilangan malaikat kecilnya
Selamat Ulang Tahun Sahabat

Tahukah kamu perasaan yang menyenangkan ketika
Seseorang yang menyukaimu
Seseorang yang memikirkanmu
Seseorang yang membutuhkanmu
Tetapi akan lebih menyenangkan ketika kamu tahu
ada seseorang yang tak pernah lupa hari ulang tahunmu.
Met Ultah My Sweetheart

kira kira segitu deh... :v

Contoh Paragraf Eksposisi

Diulas oleh Dunia Baca 0 komentar
Contoh Paragraf Eksposisi | termasuk bahasan dalam topik ini Pengertian Paragraf Eksposisi Beserta Contoh| Contoh Paragraf Eksposisi – sesuai permintaan teme-temen yang kemaren request artikel tentang Paragraf Eksposisi, maka akan dijawab didalam postingan kali ini, dan buat yang sudah request semoga ini bisa membantu dalam mengerjakan tugasnya. dan moga dapat nilai bagus yee

oke lengkapnya bisa di download pada link di bawah
Dalam paragraf eksposisi, ada beberapa jenis pengembangan, yaitu

eksposisi definisi
eksposisi proses
eksposisi klasifikasi
eksposisi ilustrasi (contoh)
eksposisi perbandingan & pertentangan, dan
eksposisi laporan.

untuk lebih lengkapnya silahkan download dokumennya dibawah ini:

Download Contoh Paragraf Eksposisi

thanks to : niamblog.com

Nama Bayi Perempuan Lengkap

Diulas oleh Dunia Baca 0 komentar
Nama Bayi Perempuan Lengkap | yang butuh Nama Bayi Perempuan Lengkap, bisa sobat dapatkan di sini. sebagaimana kita tahu, Anak merupakan anugerah Allah SWT yang sangat luar biasa di berikan kepada kitatentunya buat yang sudah berubah tangga, dan kita sebagai orang tua wajib memberikan atau merawatnya dan juga menyayanginya, khususnya dalam memberikan Nama saat sang bayi baru lahir dari rahim ibunya, berikut ini beberapa nama bayi perempuan islami dan artinya lengkap dan indah juga bagus menurut syari’at islam, silahkan sobat pilih sesuai selera hati masing masing:

Abbasah : Yang banyak memberengut; Singa
Abidah : Ahli ibadah ; Yang taat beribadah
Abir : Bau minyak wangi yang sedap; Orang banyak
Abiyyah : Menolak kehinaan; Terhindar dari hal-hal yang tak terpuji
Ablah : Yang besar
Banan : Jari; Ujung jari; Jari telunjuk
Badilah : Pengganti
Badiyah : Perkampungan penduduk di padang pasir
Bahijah : Cantik ; Molek ; Elok ; Senantiasa gembira
Bahirah : Elok ; Enak dipandang mata; Indah
Daimah : Tetap lestari ; Langgeng
Dalal : Pembuktian; Kewibawaan; Petunjuk
Dalilah : Bukti; Jalan yang terang
Danah : Batu mulia
Daniah : Buah yang mudah dipetik
Dhahhakah : Yang banyak tertawa ; Periang
Dhahikah : Batu berwarna putih di gunung; Yang tersenyum
Dhari”ah : Yang kecil mungil
Dhawiyah : Lembut; Tipis; Halus
Dhaifah : Tamu
Dina : Agama
Durrah : Mutiara
Dzihni : Pemahamanku ; Pengertianku
Dzikra : Ingatan; Ketenangan; Zikir
Dzimam : Perjanjian
Fadiyah : Menyelamatkan; tebusan; Yang terlindung
Fahimah : Memahami
Faidah : Kegunaan ; Manfaat; Faidah; Tambahan
Faiha” : Taman yang semerbak harum
Faiqah : Baik ; Istimewa ; Unggul; Yang paling menonjol
Hafidzah : Penghafal ; Penjaga
Hafshah : Istri Nabi ; Harimau betina ; Pemberani
Haibah : Wibawa
Hajar : Istri Ibrahim as dan Ibu Ismail as
Hajidah : Senang sholat tahajud
Ibtihaj : Keceriaan; Kegembiraan
Ibtihal : Memohon kepada Alloh
Ibtisam : Senyuman
Inas : Baik hati; Jinak
Inayah : Perlindungan
Jaizah : Boleh ; Liburan
Jalalah : Kemuliaan
Jannah : Surga
Jullanar : Nama suatu bunga yang berwarna merah
Juman : Mutiara
Kalimah : Yang disukai
Kaltsum : Wajah yang cantik
Kamilah : Sempurna
Karmah : Satu buah anggur
Kasibah : Yang beruntung
Khaulah : Sahabat wanita terkenal, rusa betina
Kharidah : Anak gadis; Mutiara yang belum dilubangi
Khashibah : Banyak kebaikan
Khasyi”ah : Yang khusyu dalam shalat
Khutwah : Langkah ; Tujuan
Laila : Malam yang gelap
Laimun : Buah jeruk yang manis
Lathimah : Kesturi
Lauhah : Lembaran
Layyanah : Kehalusan, kegemulaian
Mahdiyah : Yang mendapat hidayah
Maimah : Kenikmatan
Maimanah : Keberkahan
Malihah : Cantik; Indah
Nuha : Akal; Pikiran
Nujud : Cerdik; Pandai; Leher yang jenjang
Nu’ma : Hidup yang enak
Nur : Cahaya
Nuzhah : Rekreasi; Bepergian
Qabilah : Yang menjaminkan ; Yang menanggung
Qadriyyah : Yang selalu mampu; Yang beriman kepada Qadha dan Qadar
Qafilah : Yang kembali dari perjalanan
Qaidah : Aturan
Qariah : Pembaca
Qasidah : Yang menyengaja ; Mempunyai tujuan
Qasamah : Keindahan dan kecantikan
Rabi’ah : Yang keempat
Radhiyyah : Menurut tatanan; Resmi
Radhwa : Keridhaan; Nama bukit yang terletak antara Madinah dan Yanbu’
Rafilah : Anggun ; Mewah
Rafiqah : Teman dekat ; Kekasih; Istri; Pendamping
Rahilah : Yang lemah lembut
Rahimah : Kasih sayang; Berhati lembut
Raqwan : Kemajuan
Sa’adah : Kebahagiaan
Sa’danah : Burung dara; Bahagia
Sadidah : Benar ; Tepat
Sakinah : Ketenangan, ketentraman
Salamah : Keselamatan
Satirah : Orang yang menutup aib dan dosa
Saudah : Harta melimpah; Nama istri Nabi Saw
Sausan : Bunga lili
Shaimah : Yang berkuasa
Shalihah : Baik
Syadiyah : Pandai menyanyi
Taghrid : Kicau burung; Senandung
Tahani : Ucapan selamat
Tahiyyah : Kehormatan
Tahiyyah : Keselamatan; Kesejahteraan; Kebaikan
Thawaf : Tawaf mengelilingi kabah
Thayyibah : Baik ; Lezat ; Halal
Thifal : Lemah dan halus
Tsarwah : Kekayaan
Tsawab : Pahala
Ula : Tinggi; Kemuliaan
Ulayya : Puncak gunung; Langit
Ulfah : Kemesraan ; Kasih sayang
Usrati : Keluargaku
Ustadzah : Guru ; Pengajar
Uswatun : Teladan
Wadhiah : Yang bagus dan bersih
Wahibah : Yang diberi anugerah
Waliah : Penolong ; Pelindung
Walidah : Ibu ; Orang tua
Watsiqah : Yang benar; Yang berwibawa
Yamnah : Sebelah kanan
yaqut : Permata Yaqut
Yusriyyah : Yang muda; Yang kaya
Zahidah : Rendah hati
Zahra’ : Berseri-seri; Bercahaya
Zainab : Pokok yang indah dan wangi
Zakiyah : Bagus ; Suci
Zamzam : Air zam-zam ; Air yang banyak / berkumpul
Zanbaqah : Untaian kalung
Zubaidah : Inti sesutu yang terbaik; Istri Harun Ar Rasyid
Zulfa : Kedudukan yang dekat

Sumber : niamblog.com

Search Terms
Kumpulan Nama Nama Bayi Perempuan Lengkap | Nama Bayi Perempuan Lengkap dan Artiinya | Nama Bayi Perempuan terindah

Contoh Gurindam

Diulas oleh Dunia Baca 0 komentar
Contoh Gurindam | Berikut ini adalah Contoh Gurindam tentunya buat sobat yang sedang butuh atau sedang nyari topik Contoh Gurindam ini. di bawah ini ada beberapa Contoh Gurindamyang mungkin bermanfaat buat sobat semua

Karya Raja Ali Haji
Contoh Gurindam I
Ini gurindam pasal yang pertama:
Barang siapa tiada memegang agama,sekali-kali tiada boleh dibilangkan nama. Barang siapa mengenal yang empat,maka ia itulah orang ma’rifat Barang siapa mengenal Allah,suruh dan tegahnya tiada ia menyalah. Barang siapa mengenal diri,maka telah mengenal akan Tuhan yang bahari. Barang siapa mengenal dunia,tahulah ia barang yang terpedaya. Barang siapa mengenal akhirat,tahulah ia dunia melarat.

Contoh Gurindam II
Ini gurindam pasal yang kedua:
Barang siapa mengenal yang tersebut, tahulah ia makna takut. Barang siapa meninggalkan sembahyang, seperti rumah tiada bertiang. Barang siapa meninggalkan puasa, tidaklah mendapat dua temasya. Barang siapa meninggalkan zakat, tiadalah hartanya beroleh berkat. Barang siapa meninggalkan haji, tiadalah ia menyempurnakan janji.

Contoh Gurindam III
Ini gurindam pasal yang ketiga:
Apabila terpelihara mata,
sedikitlah cita-cita.
Apabila terpelihara kuping,
khabar yang jahat tiadalah damping.
Apabila terpelihara lidah,
nescaya dapat daripadanya faedah.
Bersungguh-sungguh engkau memeliharakan tangan,
daripada segala berat dan ringan.
Apabila perut terlalu penuh,
keluarlah fi’il yang tiada senonoh.
Anggota tengah hendaklah ingat,
di situlah banyak orang yang hilang semangat
Hendaklah peliharakan kaki,
daripada berjalan yang membawa rugi.

Contoh Gurindam IV
Ini gurindam pasal yang keempat:
Hati kerajaan di dalam tubuh,
jikalau zalim segala anggota pun roboh.
Apabila dengki sudah bertanah,
datanglah daripadanya beberapa anak panah.
Mengumpat dan memuji hendaklah pikir,
di situlah banyak orang yang tergelincir.
Pekerjaan marah jangan dibela,
nanti hilang akal di kepala.
Jika sedikitpun berbuat bohong,
boleh diumpamakan mulutnya itu pekong.
Tanda orang yang amat celaka,
aib dirinya tiada ia sangka.
Bakhil jangan diberi singgah,
itupun perampok yang amat gagah.
Barang siapa yang sudah besar,
janganlah kelakuannya membuat kasar.
Barang siapa perkataan kotor,
mulutnya itu umpama ketur.
Di mana tahu salah diri,
jika tidak orang lain yang berperi.

Contoh Gurindam V
Ini gurindam pasal yang kelima:
Jika hendak mengenal orang berbangsa,
lihat kepada budi dan bahasa,
Jika hendak mengenal orang yang berbahagia,
sangat memeliharakan yang sia-sia.
Jika hendak mengenal orang mulia,
lihatlah kepada kelakuan dia.
Jika hendak mengenal orang yang berilmu,
bertanya dan belajar tiadalah jemu.
Jika hendak mengenal orang yang berakal,
di dalam dunia mengambil bekal.
Jika hendak mengenal orang yang baik perangai,
lihat pada ketika bercampur dengan orang ramai.

Contoh Gurindam VI
Ini gurindam pasal yang keenam:
Cahari olehmu akan sahabat,
yang boleh dijadikan obat.
Cahari olehmu akan guru,
yang boleh tahukan tiap seteru.
Cahari olehmu akan isteri,
yang boleh menyerahkan diri.
Cahari olehmu akan kawan,
pilih segala orang yang setiawan.
Cahari olehmu akan abdi,
yang ada baik sedikit budi,

Contoh Gurindam VII
Ini Gurindam pasal yang ketujuh:
Apabila banyak berkata-kata,
di situlah jalan masuk dusta.
Apabila banyak berlebih-lebihan suka,
itulah tanda hampir duka.
Apabila kita kurang siasat,
itulah tanda pekerjaan hendak sesat.
Apabila anak tidak dilatih,
jika besar bapanya letih.
Apabila banyak mencela orang,
itulah tanda dirinya kurang.
Apabila orang yang banyak tidur,
sia-sia sahajalah umur.
Apabila mendengar akan khabar,
menerimanya itu hendaklah sabar.
Apabila menengar akan aduan,
membicarakannya itu hendaklah cemburuan.
Apabila perkataan yang lemah-lembut,
lekaslah segala orang mengikut.
Apabila perkataan yang amat kasar,
lekaslah orang sekalian gusar.
Apabila pekerjaan yang amat benar,
tidak boleh orang berbuat onar.

Contoh Gurindam VIII
Ini gurindam pasal yang kedelapan:
Barang siapa khianat akan dirinya,
apalagi kepada lainnya.
Kepada dirinya ia aniaya,
orang itu jangan engkau percaya.
Lidah yang suka membenarkan dirinya,
daripada yang lain dapat kesalahannya.
Daripada memuji diri hendaklah sabar,
biar pada orang datangnya khabar.
Orang yang suka menampakkan jasa,
setengah daripada syirik mengaku kuasa.
Kejahatan diri sembunyikan,
kebaikan diri diamkan.
Keaiban orang jangan dibuka,
keaiban diri hendaklah sangka.

Contoh Gurindam IX
Ini gurindam pasal yang kesembilan:
Tahu pekerjaan tak baik,
tetapi dikerjakan,
bukannya manusia yaituiah syaitan.
Kejahatan seorang perempuan tua,
itulah iblis punya penggawa.
Kepada segaia hamba-hamba raja,
di situlah syaitan tempatnya manja.
Kebanyakan orang yang muda-muda,
di situlah syaitan tempat berkuda.
Perkumpulan laki-laki dengan perempuan,
di situlah syaitan punya jamuan.
Adapun orang tua yang hemat,
syaitan tak suka membuat sahabat
Jika orang muda kuat berguru,
dengan syaitan jadi berseteru.

Contoh Gurindam X
Ini gurindam pasal yang kesepuluh:
Dengan bapa jangan durhaka,
supaya Allah tidak murka.
Dengan ibu hendaklah hormat,
supaya badan dapat selamat.
Dengan anak janganlah lalai,
supaya boleh naik ke tengah balai.
Dengan isteri dan gundik janganlah alpa,
supaya kemaluan jangan menerpa.
Dengan kawan hendaklah adil supaya tangannya jadi kafill.

Contoh Gurindam XI
Ini gurindam pasal yang kesebelas:
Hendaklah berjasa,
kepada yang sebangsa.
Hendaklah jadi kepala,
buang perangai yang cela.
Hendaklah memegang amanat,
buanglah khianat.
Hendak marah,
dahulukan hajat.
Hendak dimulai,
jangan melalui.
Hendak ramai,
murahkan perangai.

Contoh Gurindam XII
Ini gurindam pasal yang kedua belas:
Raja muafakat dengan menteri,
seperti kebun berpagarkan duri.
Betul hati kepada raja,
tanda jadi sebarang kerja.
Hukum adil atas rakyat,
tanda raja beroleh inayat.
Kasihkan orang yang berilmu,
tanda rahmat atas dirimu.
Hormat akan orang yang pandai,
tanda mengenal kasa dan cindai.
Ingatkan dirinya mati,
itulah asal berbuat bakti.
Akhirat itu terlalu nyata,
kepada hati yang tidak buta.
( Perintis Sastra, 1951)

Semoga Bermanfaat

Pengertian Paragraf Deduktif

Diulas oleh Dunia Baca 0 komentar
Pengertian Paragraf Deduktif | Termasuk Pembahasan Ciri ciri Paragraf Deduktif | Contoh dan Jenis paragraf deduktif.
Pengertian Paragraf Deduktif
Paragraf deduktif adalah paragraf yang ide pokok atau kalimat utamanya terletak di awal paragraf dan selanjutnya di ikuti oleh kalimat kalimat penjelas untuk mendukung kalimat utama.
Ciri-ciri paragraf deduktif

kalimat utama berada di awal paragraf.
kalimat disusun dari pernyataan umum yang kemudian disusul dengan penjelasan.

Contoh dan Jenis paragraf deduktif
Kegiatan ultah panser biru yang ketiga bahkan mencapai klimaksnya.Ketika mereka menggelar jalan santai selupuh ribu peserta bahkan membirukan kota Semarang.Apalagi panitia telah menyiapkan doorprize besar besaran.Ada motor , TV , kulkas , VCD player , tape dan ratusan hiburan lainnya.

Ada beberapa penyebab kemacetan di Jakarta. Pertama, jumlah armada yang banyak tidak seimbang dengan luas jalan. Kedua, kedisiplinan pengendara kendaraan sangat minim. Ketiga, banyak tempat yang memunculkan gangguan lalu lintas, misalnya pasar, rel kereta api, pedagang kaki lima, halte yang tidak difungsikan, banjir, dan sebagainya. Keempat, kurang tegasnya petugas yang berwenang dalam mengatur lalu lintas serta menindak para pelanggar lalu lintas.

Semoga Bermanfaat

Sistem Pendidikan Nasional

Diulas oleh Dunia Baca 0 komentar
Sistem Pendidikan Nasional | bisa juga sebagai Makalah Sistem Pendidikan Nasional. kita sering mendengar dan membicarakannya, atau bahkan mengkritiknya. Tapi apa sebenarnya dan bagaimana keadaannya belum tentu setiap orang memahami dengan benar. Artikel kafeilmu.com ini dimaksudkan untuk sedikit memberikan pemahaman dasar tentang sistem kependidikan nasional kita, dasarnya apa, strata, tingkat, dan jalurnya seperti apa, ruang lingkup serta tujuannya bagaimana.
Secara definitif, fungsi dan tujuan pendidikan nasional Republik Indonesia adalah untuk mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa. Bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab.
Jalur Pendidikan Nasional

Jalur pendidikan nasional adalah meliputi, dasar, menengah, tinggi, dan nonformal.

Tingkat Pendidikan Dasar merupakan program pendidikan nasional di Indonesia yang melandasi jenjang menengah. Dalam menunjang terselenggaranya kependidikan dasar, pemerintah dan pemerintah daerah menjamin terselenggaranya wajib belajar bagi setiap warga negara yang berusia 6 (enam) tahun pada jenjang pendidikan dasar tanpa memungut biaya. Dalam hal ini pemerintah juga mempunyai tanggungjawab dalam hal pengelolaan, pembangunan, pengadaan, dan pembinaan. Pemerintah melalui kementerian (kemdiknas), dapat juga menjadi partner akademik yang baik dengan memberikan penghargaan, beasiswa prestasi, dll.

Bentuk dan jenjang kependidikan sekolah terdiri atas pendidikan Sekolah Dasar (SD) atau Madrasah Ibtida’iyah (MI), Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan Madrasah Tsanawiyah (MTs), serta bentuk lain yang sederajat.

Pendidikan Menengah adalah tingkat lanjutan dari pendidikan nasional dasar, yang terdiri atas menengah umum dan kejuruan, artinya, lulusan sekolah / tingkat dasar (SD dan SMP) akan dilanjutkan dengan tingkat menengah. Adapun bentuknya, sebagaimana yang telah umum disekeliling kita, yakni;

1. Sekolah Menengah Atas (SMA),

2. Madrasah Aliyah (MA),

3. Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), dan

4. Madrasah Aliyah Kejuruan (MAK), atau bentuk lain yang sederajat.

Pendidikan Tinggi, sebagaimana namanya, adalah tingkat keilmuan lanjut dari tingkat menengah. Mencakup program diploma, sarjana, magister, spesialis, dan doktor yang diselenggarakan oleh perguruan tinggi. Bentuknya bisa bermacam-macam, diantaranya adalah; akademi, politeknik, sekolah tinggi, institut, universitas. Sebagai jenjang tinggi, PT berkewajiban menyelenggarakan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Pendidikan tinggi juga dapat menyelenggarakan program akademik, profesi, dan/atau vokasi.

Selain program pendidikan nasional diatas, ada jenjang yang tidak termasuk dalam urutan jenjang formal, yakni nonformal atau pendidikan luar sekolah.

Pendidikan nonformal atau terkadang disebut dengan jalur luar sekolah, diselenggarakan bagi warga masyarakat yang memerlukan layanan pendidikan sebagai pengganti, penambah, dan/atau pelengkap formal dalam rangka mendukung pendidikan sepanjang hayat. Hal ini berfungsi untuk mengembangkan potensi peserta didik dengan penekanan pada penguasaan pengetahuan dan keterampilan fungsional serta pengembangan sikap dan kepribadian profesional. Yakni merupakan pendidikan yang diarahkan untuk menanamkan kompetensi tertentu secara khusus, membentuk tenaga-tenaga profesional yang memiliki kemampuan khusus sesuai dengan kurikulum dan rencana seerta satuan pendidikan yang bersangkutan oleh masing-masing penyelenggara.

Ada beberapa bentuk dan jenis pendidikan nasional nonformal, diantaranya adalah kecakapan hidup, anak usia dini, kepemudaan, pemberdayaan perempuan, keaksaraan, keterampilan dan pelatihan kerja, kesetaraan, serta pendidikan lain yang ditujukan untuk mengembangkan kemampuan peserta didik.

Pendidikan non formal dapat diselenggarakan oleh lembaga kursus, lembaga pelatihan, kelompok belajar, pusat kegiatan belajar masyarakat, dan majelis taklim, serta satuan pendidikan yang sejenis.

Program Kursus dan pelatihan diselenggarakan bagi masyarakat yang memerlukan bekal pengetahuan, keterampilan, kecakapan hidup, dan sikap untuk mengembangkan diri, mengembangkan profesi, bekerja, usaha mandiri, dan/atau melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Hasil pendidikan nonformal dapat dihargai setara dengan hasil program formal setelah melalui proses penilaian penyetaraan oleh lembaga yang ditunjuk oleh Pemerintah atau Pemerintah Daerah dengan mengacu pada standar nasional pendidikan.

Pendidikan Informal adalah pendidikan yang dilakukan oleh keluarga dan lingkungan atau juga adalah jalur pendidikan luar sekolah, berbentuk kegiatan belajar secara mandiri. Hasil jalur ini dapat diakui sama dengan pendidikan formal dan nonformal setelah peserta didik lulus ujian sesuai dengan standar nasional pendidikan.

Selain beberapa bentuk pendidikan baik formal, nonformal, maupun informal diatas, ada juga bentuk pendidikan lain yang akan dijelaskan secara definitif. Bentuk-bentuk pendidikan tersebut adalah;

Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), adalah program yang diselenggarakan sebelum jenjang pendidikan dasar dan dapat diselenggarakan melalui jalur formal, nonformal, dan/atau informal. Jalur formalnya adalah TK dan RA atau bentuk lain yang sederajat. Bentuk non formalnya adalah Kelompok Bermain (KB), Tempat Penitipan Anak (TPA) dan bentuk lain yang sederajat. Dalam bentuk informal, adalah pendidikan keluarga atau pendidikan yang diselenggarakan oleh lingkungan.

Pendidikan Kedinasan adalah program pendidikan profesi yang diselenggarakan oleh departemen atau lembaga pemerintah nondepartemen. Berfungsi meningkatkan kemampuan dan keterampilan (sumber daya manusia ) dalam pelaksanaan tugas kedinasan bagi pegawai dan calon pegawai negeri suatu departemen atau lembaga pemerintah nondepartemen dan dapat diselenggarakan baik melalui jalur formal dan nonformal.

Pendidikan Keagamaan adalah program pendidikan yang diselenggarakan oleh Pemerintah dan/atau kelompok masyarakat dari pemeluk agama, sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Dapat diselenggarakan pada jalur formal, nonformal, dan informal. Pendidikan keagamaan dapat berbentuk diniyah, pesantren, pasraman, pabhaja samanera, dan bentuk lain yang sejenis.

Pendidikan Jarak Jauh berfungsi memberikan layanan pendidikan kepada kelompok masyarakat yang tidak dapat mengikuti pendidikan secara tatap muka atau reguler. Dapat diselenggarakan dalam berbagai bentuk, modus, dan cakupan yang didukung oleh sarana dan layanan belajar serta sistem penilaian yang menjamin mutu lulusan sesuai dengan standar nasional pendidikan.

Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus adalah program bagi peserta didik yang memiliki tingkat kesulitan dalam mengikuti proses pembelajaran karena kelainan fisik, emosional, mental, intelektual, sosial, dan/atau memiliki potensi kecerdasan dan bakat istimewa. Program layanan khusus adalah program bagi peserta didik di daerah terpencil atau terbelakang, masyarakat adat yang terpencil, dan/atau mengalami bencana alam, bencana sosial, dan tidak mampu dari segi ekonomi.
Sistem Pendidikan Nasional dan Masalah yang Dihadapi

Hal-hal di atas adalah bentuk-bentuk, jalur dan strata pendidikan nasional kita. Adapun kewajiban dan peraturan lainya juga telah diatur oleh pemerintah. Mengenai pengumuman penerimaan siswa ataupun mahasiswa baru, pada tiap-tiap jenjang, pemerintah juga telah menerapkan sistem tahun ajaran. Dalam bidang-bidang yang lain, seperti metode pengajaran, teknik mengajar, lomba-lomba, atau pengumuman yang lain berkembang sesuai dengan metode pembelajaran serta kurikulum dasar yang telah ditetapkan pemerintah. Khusus untuk masalah Ujian Nasional, sampai saat ini, memang penuh dengan pro dan kontra. Ujian nasional oleh sebagian orang dianggap sebagai kegiatan yang kurang arif dalam menentukan penilaian terhadap siswa. Namun disatu sisi, pemerintah juga membutuhkan standar tertentu untuk melakukan pengukuran. Dalam hal ini, masih dibutuhkan kajian lebih lanjut untuk membahas ujian nasional. Munculnya kurikulum KTSP dan masalah ujian nasional, tingginya standar penilaian, serta pembagian prosentase penilaian dari pemerintah dan sekolah secara mandiri, adalah isu yang paling signifikan saat ini, karena memunculkan banyak masalah baik bagi siswa maupun sekolah.

Sekolah merupakan salah satu wahana pendidikan untuk jenjang dasar dan menengah. Sebagai wahana yang menunjang terselenggaranya sistem pendidikan nasional, sumber daya manusia yang ada didalamnya juga sangat diperhitungkan, karena itulah mengapa seorang guru sebagai sumber daya pendidikan profesional juga dituntut untuk mempunyai semangat tinggi dalam mendukung tercapainya keberlangsungan kependidikan kita, sebagaimana yang telah ditetapkan dengan peraturan-peraturan. Beasiswa belajar lanjutan yang diperuntukkan bagi guru berprestasi akan sangat mendukung pengembangan profesionalisme pendidikan. Sehingga kompetensi dasar yang dibutuhkan dan kompetensi yang lain juga dimiliki guru. Guru tidak lagi hanya mengacu pada satu teknik dan metode belajar mengajar, tapi diperluas dengan berbagai kemampuan ajar sesuai dengan konteks dan perkembangan zaman.

Sebagai cerminan dari pancasila dan undang-undang dasar 1945, pemerintah dalam hal ini kementerian pendidikan nasional, melalui beasiswa siswa miskin dalam berbagai kebijakan juga diharapkan dapat mengakomodasi mereka yang mungkin tidak mampu ikut dan terlibat dalam satuan dan kegiatan pendidikan. Warga negara yang memiliki kemampuan lebih juga sangat membantu dengan menyisihkan sebagian yang dimilikinya untuk memajukan keilmuan yang berjenjang dan bersinambungan, baik dengan membangun sekolah, membuat program kependidikan khusus, kegiatan, kursus, atau lomba-lomba tertentu yang meningkatkan mutu keilmuan masyarakat.

Masyarakat Indonesia sebagaimana yang tertuang dalam undang-undang, adalah mempunyai kesempatan yang seluas-luasnya untuk menikmati penyelenggaraan pendidikan secara nasional. Ketentuan sebagaimana telah diatur oleh pemerintah melalui menteri pendidikan nasional, tentunya harus sejalan dengan UUD 45 dan kebutuhan masyarakat dalam bidang keilmuan. Penyelenggaraan kegiatan bidang pendidikan oleh anggota masyarakat dalam kegiatan belajar-mengajar adalah bentuk sinergi untuk memajukan sistem dan tujuan pendidikan nasional Indonesia, sehingga angka kebutuhan dasar dibidang pendidikan dapat semakin ditekan. Hal itu akan sejalan dengan keinginan pemerintah dan masyarakat pada umumnya untuk menciptakan program-program nasional yang peka terhadap perkembangan.

Ketentuan tentang sistem pendidikan nasional yang berlaku, selalu mengikuti perkembangan dan perubahan aturan yang diberikan oleh pemerintah. Hal ini pun mengacu pada kebutuhan-kebutuhan tertentu baik dari para analis dan kritikus maupun berasal dari pemerintah. Dalam menunjang pengembangan yang lebih baik, sumberdaya yang ada dalam pemerintahan maupun masyarakat sendiri harus selalu mencari pengembangan dan motivasi dibidang keilmuan secara terus menerus dan berkesinambungan, sehingga tercipta tatanan program pendidikan nasional yang memadai, baik saat ini maupun masa depan.

Semoga Bermanfaat

Cara Menulis Esai dan Makalah

Diulas oleh Dunia Baca 0 komentar
Cara Menulis Esai dan Makalah | Cara Menulis Esai dan Makalah adalah sesuatu yang luar biasa. Di sana ada ide, pendapat, ketrampilan dan kepekaan seseorang dalam memandang sesuatu. Untuk itu, menulis membutuhkan sebuah ketrampilan tertentu untuk dapat merangkai kata-kata yang menjembatani pikirannya, sehingga pada saatnya seseorang akan menjadi terbiasa dan merasa mudah dengan kegiatan menulis.

Ada saat dimana Anda ingin sekali membuat makalah atau esai sendiri namun begitu kesulitan karena belum pernah melakukan sebelumnya. Mungkin sudah pernah tetapi bukan benar-benar berasal dari diri sendiri seperti hasil kopi artikel lain atau hasil kerja kelompok. Sehingga ada perasaan belum puas. Inilah modal awalnya, dan mulailah berlatih menulis! Namun, bila Anda sudah merasa puas karena merasa mudah melakukannya, meski Anda sendiri tahu bahwa hanya ada 500 kata yang berasal dari Anda sendiri pada makalah 13 halaman A4 yang telah Anda kumpulkan. Stop! Sebaiknya berhenti disini! Relakan artikel bagaimana cara menulis esai dan makalah sendiri ini dibaca oleh yang punya modal saja. :)
Bagaimana Mengawali Menulis Makalah Sendiri

Ada hal-hal yang mungkin bisa menjadi pedoman untuk penulis pemula. Karena kebiasaan menulis adalah sebuah proses. Mulailah membiasakan diri menulis apa saja tanpa memperdulikan topiknya. Ide bisa berasal darimana saja yang melintas dalam otak Anda. Fokus saja pada pembiasaan diri merefleksikan apa yang melintas dalam otak menjadi kata-kata dalam tulisan. Hasilnya mungkin bermacam-macam, lucu, campur aduk, dll. Pada fase ini, sedikit tips yang membantu adalah sering berdekatan dengan Kamus Bahasa Indonesia, Koran, Buku bacaan, karena seringkali yang melintas dalam otak munculnya masih dalam bahasa Ibu pertama (bahasa daerah ) Anda.

Hasil pembiasaan menulis pada fase pertama ini adalah. Pertama; tentu saja semakin banyaknya bahan dan referensi, karena Anda sering membaca. Kedua, setidaknya Anda sudah punya ketrampilan dasar mengolah ide dan pikiran menjadi kata-kata. Ketiga, hal ini telah membantu Anda untuk dapat menulis dengan cepat.

Sudah puas dengan tulisan mondar-mandir, tidak berujung tidak berpangkal? Kumpulkan saja dalam sebuah buku corat-coret, karena suatu saat mungkin Anda akan membutuhkannya disaat Anda membutuhkan ide-ide tambahan. Pembiasaan diri pada fase pertama tadi bisa Anda lakukan kapan saja dan tetap membantu meski Anda sudah menjadi penulis profesional.
Kumpulkan Bahan dan Bersiaplah Menulis Makalah atau Esai

Inti dari semua tulisan adalah topik atau tema. Jadi, yang pertamakali harus Anda tentukan adalah TOPIK. Bangun dan definisikan topik yang akan dibahas dalam makalah. Sebaiknya topik disusun paling banyak satu atau dua kalimat. Topik bisa berupa apa saja yang menarik Anda untuk menyusun makalah atau esai. Bila topik tersebut sudah ditentukan, karena tugas dari guru atau dosen misalnya, Anda sudah mendapatkan poin ini, tinggal menentukan langkah selanjutnya.

Menulis makalah atau esai akan menjadi lebih fokus dan sesuai target, bila Anda memahami pembaca tulisan Anda. Karena itu menentukan siapakah pembaca dari tulisan ini adalah hal kedua yang perlu diperhatikan. Menentukan karakter pembaca terlebih dahulu, dapat membantu Anda memilih alur dan gaya bahasa yang akan digunakan. Ingatlah terus menerus siapa yang akan membaca tulisan ini sampai proses penulisan selesai.

Pembaca makalah Anda bisa jadi orang-orang dalam umur tertentu, seperti kawula muda, bapak-ibu rumah tangga, manula. Bisa juga karena tugas, seperti guru, dosen, teman sekelas, mahasiswa. Untuk memastikannya, kembalilah ke topik semula, untuk apa makalah ini disusun, presentasi kelas, presentasi perusahaan baru, presentasi produk baru, penjelasan sesuatu kepada masyarakat, atau apapun sesuai dengan topik yang ada.

Pengertian Jaringan Internet

Diulas oleh Dunia Baca 0 komentar
Pengertian Jaringan Internet | Termasuk bahasan Dalam Topik ini Sejarah Jaringan Internet berikut Pengertian Jaringan Internet. Semakin lama jaman pun semakin canggih, termsuk Iternet sudah menjamur di berbagai belahan dunia, bahkan sudah merambah ke desa desa terpencil.namun apakah kita Tahu Pengertian Jaringan Internet itu sendiri? nah berikut liputan nya

Internet adalah jaringan komputer yang bisa dikategorikan sebagai LAN, menghubungkan berjuta komputer diseluruh dunia, tanpa batas negara, dimana setiap orang yang memiliki komputer dapat bergabung ke dalam jaringan ini hanya dengan melakukan koneksi ke penyedia layanan internet (internet service provider / ISP) seperti Telkom Speedy, atau IndosatNet. Internet dapat diterjemahkan sebagai international networking (jaringan internasional), karena menghubungkan komputer secara internasional, atau sebagai internetworking (jaringan antar jaringan) karena menghubungkan berjuta jaringan diseluruh dunia.

Sejarah internet Indonesia dimulai pada awal tahun 1990-an. Saat itu jaringan internet di Indonesia lebih dikenal sebagai paguyuban network, dimana semangat kerjasama, kekeluargaan & gotong royong sangat hangat dan terasa di antara para pelakunya. Agak berbeda dengan suasana Internet Indonesia pada perkembangannya kemudian yang terasa lebih komersial dan individual di sebagian aktivitasnya, terutama yang melibatkan perdagangan Internet. Sejak 1988, ada pengguna awal Internet di Indonesia yang memanfaatkan CIX (Inggris) dan Compuserve (AS) untuk mengakses internet. sehingga bisa menampilkan informasi yang di butuhkan Semua Orang

Puisi Hari Pendidikan Nasional

Diulas oleh Dunia Baca 0 komentar
Puisi Hari Pendidikan Nasional | juga Berkaitan dengan, Puisi Tentang Hardiknas dan Berikut Puisi Hari Pendidikan Nasional. Dalam rangka Hari Pendidikan Nasional 2011 saya ingin berbagi sebuah puisi Hari Pendidikan Nasional buat Sobat semua.
Berikut adalah contoh Puisi Hari Pendidikan Nasional
Jika dunia kami yang dulu kosong
Tak pernah kau isi
Mungkin hanya ada warna hampagelap
Tak bisa apa-apa
Tak bisa kemana-mana

Tapi kini dunia kami penuh Warna
Dengan goresan garis-garis
Juga kata-kata
Yang dulu hanya jadi mimpi
Kini mulai terlihat
Bukan lagi mimpi

Itu karena kau yang mengajarkan
Tentang mana warna yang indah
Tentang garis yang harus dilukis
Juga tentang kata yang harus dibaca

Terimakasih guruku
dari hatiku

untuk semua pejuang pendidikan
" Dengan pendidikanlah kita bisa memperbaiki bangsa!"
(stargreen)

Berkaitan
contoh Puisi Hari Pendidikan Nasional | Puisi Tentang Hari Pendidikan Nasional | Hari Pendidikan Nasional | contoh Naskah Puisi Hari Pendidikan Nasional

Contoh Surat Kuasa

Diulas oleh Dunia Baca 0 komentar
Contoh Surat Kuasa | termasuk di antaranya:Contoh surat kuasa tanah |Contoh surat kuasa hukum |Contoh surat kuasa khusus |Contoh surat kuasa jual beli |Contoh surat kuasa umum |Contoh surat kuasa penggugat |Contoh surat kuasa bank |Contoh surat kuasa pribadi |Contoh surat kuasa pengambilan uang |Contoh surat kuasa pengambilan dokumen |Contoh surat kuasa pengambilan uang di bank |Contoh surat kuasa pengambilan |Contoh surat kuasa pengambilan barang |Contoh surat kuasa substitusi |Contoh surat kuasa penagihan hutang.

Semu sudah komplit dan lengkap, silahkan saja download
Contoh Surat Kuasa 1
Contoh Surat Kuasa 2
Contoh Surat Kuasa 3

Pengertian Siklus Biogeokimia

Diulas oleh Dunia Baca 0 komentar
Pengertian Siklus Biogeokimia | termasuk bahasan dalam topik ini Pengertian Siklus Organik | Pengertian Fosfat Organik.
Pengertian Siklus Biogeokimia . Pengertian Siklus Biogeokimia atau siklus organik anorganik adalah siklus unsur atau senyawa kimia yang mengalir dari komponen abiotik ke biotik dan kembali lagi ke komponen abiotik. Siklus unsur-unsur tersebut tidak hanya melalui organisme, tetapi jugs melibatkan reaksi reaksi kimia dalam lingkungan abiotik sehingga disebut siklus biogeokimia.
pengertian siklus biogeokimia
Siklus-siklus tersebut antara lain: siklus air, siklus oksigen, siklus karbon, siklus nitrogen, dan siklus sulfur. Pada pembahasan ini hanya akan dibahas 3 macam siklus, yaitu siklus nitrogen, siklus fosfor, dan siklus karbon.

1. Siklus Nitrogen (N2)
Gas nitrogen banyak terdapat di atmosfer, yaitu 80% dari udara. Nitrogen bebas dapat ditambat/difiksasi terutama oleh tumbuhan yang berbintil akar (misalnya jenis polongan) dan beberapa jenis ganggang. Nitrogen bebas juga dapat bereaksi dengan hidrogen atau oksigen dengan bantuan kilat / petir.

Tumbuhan memperoleh nitrogen dari dalam tanah berupa amonia (NH3), ion nitrit (N02-), dan ion nitrat (N03-).

Beberapa bakteri yang dapat menambat nitrogen terdapat pada akar Legum dan akar tumbuhan lain, misalnya Marsiella crenata. Selain itu, terdapat pula bakteri dalam tanah yang dapat mengikat nitrogen secara langsung, yakni Azotobacter sp. yang bersifat aerob dan Clostridium sp. yang bersifat anaerob. Nostoc sp. dan Anabaena sp. (ganggang biru) juga mampu menambat nitrogen.
Nitrogen yang diikat biasanya dalam bentuk amonia. Amonia diperoleh dari hasil penguraian jaringan yang mati oleh bakteri. Amonia ini akan dinitrifikasi oleh bakteri nitrit, yaitu Nitrosomonas dan Nitrosococcus sehingga menghasilkan nitrat yang akan diserap oleh akar tumbuhan. Selanjutnya oleh bakteri denitrifikan, nitrat diubah menjadi amonia kembali, dan amonia diubah menjadi nitrogen yang dilepaskan ke udara. Dengan cara ini siklus nitrogen akan berulang dalam ekosistem.

2. Siklus Fosfor
Di alam, fosfor terdapat dalam dua bentuk, yaitu senyawa fosfat organik (pada tumbuhan dan hewan) dan senyawa fosfat anorganik (pada air dan tanah).
pengertian siklus biogeokimia
Fosfat organik dari hewan dan tumbuhan yang mati diuraikan oleh dekomposer (pengurai) menjadi fosfat anorganik. Fosfat anorganik yang terlarut di air tanah atau air laut akan terkikis dan mengendap di sedimen laut. Oleh karena itu, fosfat banyak terdapat di batu karang dan fosil. Fosfat dari batu dan fosil terkikis dan membentuk fosfat anorganik terlarut di air tanah dan laut. Fosfat anorganik ini kemudian akan diserap oleh akar tumbuhan lagi. Siklus ini berulang terus menerus.

3. Siklus Karbon dan Oksigen
Di atmosfer terdapat kandungan COZ sebanyak 0.03%. Sumber-sumber COZ di udara berasal dari respirasi manusia dan hewan, erupsi vulkanik, pembakaran batubara, dan asap pabrik.

Karbon dioksida di udara dimanfaatkan oleh tumbuhan untuk berfotosintesis dan menghasilkan oksigen yang nantinya akan digunakan oleh manusia dan hewan untuk berespirasi.

Hewan dan tumbuhan yang mati, dalam waktu yang lama akan membentuk batubara di dalam tanah. Batubara akan dimanfaatkan lagi sebagai bahan bakar yang juga menambah kadar C02 di udara.

Di ekosistem air, pertukaran C02 dengan atmosfer berjalan secara tidak langsung. Karbon dioksida berikatan dengan air membentuk asam karbonat yang akan terurai menjadi ion bikarbonat. Bikarbonat adalah sumber karbon bagi alga yang memproduksi makanan untuk diri mereka sendiri dan organisme heterotrof lain. Sebaliknya, saat organisme air berespirasi, COz yang mereka keluarkan menjadi bikarbonat. Jumlah bikarbonat dalam air adalah seimbang dengan jumlah C02 di air.
pengertian siklus biogeokimia
semoga menambah pemahaman kita mengenai Pengertian Siklus Biogeokimia

referensi : kambing.ui.ac.id/bebas/v12/sponsor/Sponsor-Pendamping/Praweda/Biologi/0032%20Bio%201-7c.htm

Pengertian Steganografi

Diulas oleh Dunia Baca Senin, 28 November 2011 0 komentar
Pengertian Steganografi | mengulas masalah Pengertian Steganografi, Tutorial Steganografi | Steganografi adalah seni dan ilmu menulis pesan tersembunyi atau menyembunyikan pesan dengan suatu cara sehingga selain si pengirim dan si penerima, tidak ada seorangpun yang mengetahui atau menyadari bahwa ada suatu pesan rahasia. Sebaliknya, kriptografi menyamarkan arti dari suatu pesan, tapi tidak menyembunyikan bahwa ada suatu pesan. Kata "steganografi" berasal dari bahasa Yunani steganos, yang artinya “tersembunyi atau terselubung”, dan graphein, “menulis”. perhatikan Gambar Berikut.
Kini, istilah steganografi termasuk penyembunyian data digital dalam berkas-berkas (file) komputer. Contohnya, si pengirim mulai dengan berkas gambar biasa, lalu mengatur warna setiap pixel ke-100 untuk menyesuaikan suatu huruf dalam alphabet (perubahannya begitu halus sehingga tidak ada seorangpun yang menyadarinya jika ia tidak benar-benar memperhatikannya).
Pada umumnya, pesan steganografi muncul dengan rupa lain seperti gambar, artikel, daftar belanjaan, atau pesan-pesan lainnya. Pesan yang tertulis ini merupakan tulisan yang menyelubungi atau menutupi. Contohnya, suatu pesan bisa disembunyikan dengan menggunakan tinta yang tidak terlihat di antara garis-garis yang kelihatan.

Teknik steganografi meliputi banyak sekali metode komunikasi untuk menyembunyikan pesan rahasia (teks atau gambar) di dalam berkas-berkas lain yang mengandung teks, image, bahkan audio tanpa menunjukkan ciri-ciri perubahan yang nyata atau terlihat dalam kualitas dan struktur dari berkas semula. Metode ini termasuk tinta yang tidak tampak, microdots, pengaturan kata, tanda tangan digital, jalur tersembunyi dan komunikasi spektrum lebar.
Tujuan dari steganografi adalah merahasiakan atau menyembunyikan keberadaan dari sebuah pesan tersembunyi atau sebuah informasi. Dalam prakteknya, kebanyakan pesan disembunyikan dengan membuat perubahan tipis terhadap data digital lain yang isinya tidak akan menarik perhatian dari penyerang potensial, sebagai contoh sebuah gambar yang terlihat tidak berbahaya. Perubahan ini bergantung pada kunci (sama pada kriptografi) dan pesan untuk disembunyikan. Orang yang menerima gambar kemudian dapat menyimpulkan informasi terselubung dengan cara mengganti kunci yang benar ke dalam algoritma yang digunakan.
Pada metode steganografi cara ini sangat berguna jika digunakan pada cara steganografi komputer karena banyak format berkas digital yang dapat dijadikan media untuk menyembunyikan pesan. Format yang biasa digunakan di antaranya:
Format image : bitmap (bmp), gif, pcx, jpeg, dll.
Format audio : wav, voc, mp3, dll.
Format lain : teks file, html, pdf, dll.
Kelebihan steganografi jika dibandingkan dengan kriptografi adalah pesan-pesannya tidak menarik perhatian orang lain. Pesan-pesan berkode dalam kriptografi yang tidak disembunyikan, walaupun tidak dapat dipecahkan, akan menimbulkan kecurigaan. Seringkali, steganografi dan kriptografi digunakan secara bersamaan untuk menjamin keamanan pesan rahasianya.
Sebuah pesan steganografi (plaintext), biasanya pertama-tama dienkripsikan dengan beberapa arti tradisional, yang menghasilkan ciphertext. Kemudian, covertext dimodifikasi dalam beberapa cara sehingga berisi ciphertext, yang menghasilkan stegotext. Contohnya, ukuran huruf, ukuran spasi, jenis huruf, atau karakteristik covertext lainnya dapat dimanipulasi untuk membawa pesan tersembunyi; hanya penerima (yang harus mengetahui teknik yang digunakan) dapat membuka pesan dan mendekripsikannya. semoga bermanfaat..
source